Virus Corona

Diduga Depresi, Pasien Positif Corona Pilih Lompat dari Lantai 6 Rumah Sakit setelah Sehari Dirawat

Diduga depresi setelah dinyatakan positif corona, seorang pasien nekat terjun dari lantai 6 rumah sakit hingga tewas.

Tribunnews.com
Ilustrasi jenazah 

TRIBUNMATARAM.COM - Diduga depresi setelah dinyatakan positif corona, seorang pasien nekat terjun dari lantai 6 rumah sakit hingga tewas.

Baru sehari dirawat di ruang isolasi karena positif Covid-19, seorang pasien memilih mengakhiri hidupnya secara tragis.

Pasien positif Covid-19 tewas usai terjun dari lantai 6 rumah sakit.

Peristiwa itu terjadi di Rumah Sakit Haji Surabaya pada Kamis (30/7/2020) pagi.

UPDATE Virus Corona Dunia 30 Juli 2020: 17,1 Juta Kasus, Indonesia di Posisi 24, China Peringkat 28

Viral Postingan Facebook Sebut Guru Makan Gaji Buta Selama Pandemi Covid-19, Dilaporkan ke Polisi

Baru sehari dirawat

Kasubag Humas RSU Haji Djati Setyoputro mengemukakan, pasien tersebut dinyatakan positif Covid-19 usai melalui serangkaian tes screening.

Pada Rabu (29/7/2020), menurut keterangan pihak rumah sakit, pasien tersebut masuk dan mulai dirawat pukul 06.00 WIB.

Pasien menjalani isolasi di lantai enam gedung Al-Aqso rumah sakit tersebut.

Ditinggal shalat Subuh

Menurut Djati, ruangan isolasi pasien selalu dipantau oleh lima orang tim perawat piket.

Pasien diduga melakukan aksi melompat dengan memanfaatkan aktivitas petugas.

Ketika itu, dua orang perawat meninggalkan ruangan lantaran ingin menunaikan shalat Subuh.

"Sehabis shalat Subuh, saat perawat kembali ke ruang isolasi, pasien tersebut sudah tidak ada di tempat tidurnya," kata dia.

Jatuh di area parkir motor

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved