Breaking News:

Mahasiswi S2 Mataram Ditemukan Gantung Diri di Rumah Kekasih, Keluarga Curiga Korban Dibunuh

Kasus kematian LNS (21), mahasiswa S2 hukum salah satu universitas di Mataram, Nusa Tenggara Barat ( NTB), di rumah kekasihnya, menjadi sorotan.

TribunWow
Ilustrasi pembunuhan 

Ia sempat merekayasa kematian sang suami dan menyebut jika YH tewas gantung diri.

Kejadian berawal saat YH dan ER cekcok karena alasan ekonomi. Selain itu ER menyebut jika suaminya tak jujur.

Karena emosi, ER memukul kepala YH dan menjerat lehernya dengan tali. YH pun tewas di tangan sang istri.

ER sengaja menggantung jenazah suaminya untuk mengelabui polisi dan merekayasa sang suami meninggal karena gantung diri.

ER pun lapor ke polisi dan menyebut jika suaminya gantung diri di Desa Rajak Besi, Kabupaten Bengkulu Tengah.

Polisi kemudian melakukan visum dan menemukan kejanggalan yakni ada luka di bagian kepala. Selain itu, hasil otopsi menyebutkan korban meninggal karena kekurangan oksien.

Poisi pun menginterogasi istri. Akhirnya ER pun mengaku jika ia yang membunuh suaminya.

Menurut Kepala Bidang Humas Polda Bengkulu Kombes Sudarno, ER telah ditetapkan sebagai tersangka.

"Istri pelaku ditetapkan tersangka karena terbukti membunuh suaminya," kata Sudarno dalam keterangan tertulis, Selasa (11/8/2020).

Pelaku disangka melanggar Pasal 340 KUHP, Pasal 338 KUHP dan Pasal 44 ayat 3 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Kekerasan Dalam Rumah Tangga dengan ancaman hukuman seumur hidup atau paling lama 20 tahun penjara. (Kompas.com/ Penulis: Kontributor Kompas TV Mataram, Fitri Rachmawati | Editor: David Oliver Purba/ Firmansyah)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mahasiswi S2 Ditemukan Tewas di Rumah Kekasih, Keluarga Duga Korban Dibunuh Lalu Digantung" dan "Disebut Gantung Diri, Suami di Bengkulu Ternyata Dibunuh Istri".

BACA JUGA : Tribunnewsmaker.com dengan judul Seorang Wanita di NTB Ditemukan Tewas Gantung Diri di Rumah Kekasih, Keluarga Duga Korban Dibunuh

Editor: Asytari Fauziah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved