Breaking News:

Mahasiswi S2 Mataram Ditemukan Gantung Diri di Rumah Kekasih, Keluarga Curiga Korban Dibunuh

Kasus kematian LNS (21), mahasiswa S2 hukum salah satu universitas di Mataram, Nusa Tenggara Barat ( NTB), di rumah kekasihnya, menjadi sorotan.

TribunWow
Ilustrasi pembunuhan 

TRIBUNMATARAM.COM Kasus kematian LNS (21), mahasiswa S2 hukum salah satu universitas di Mataram, Nusa Tenggara Barat ( NTB), di rumah kekasihnya, menjadi sorotan.

Pasalnya, pihak keluarga korban menduga korban dibunuh, bukan bunuh diri.

"Kuat dugaan apa yang dialami LNS adalah pembunuhan, kuat dugaan LNS digantung setelah tewas sehingga terkesan LNS gantung diri atau bunuh diri karena depresi," kata salah satu anggota tim kuasa hukum keluarga LNS dari Biro Konsultasi dan Bantuan Hukum Universitas Mataram (BKBH Unram) Yan Magandar.

Malangnya Nasib Suami di Bengkulu Ini, Sempat Disebut Gantung Diri Ternyata Dibunuh Istri Sendiri

Selain itu, menurut Koordinator pendamping keluarga LNS, Syamsul Hidayat kepada Kompas.com, dugaan itu juga muncul setelah melihat langsung rekaman kamera CCTV di sekitar TKP.

Dalam (rekaman) CCTV, kata Syamsul, terlihat jelas ada aktivitas di rumah R pada hari Jumat (24/7/2020) atau sehari sebelum jenazah LNS ditemukan.

Ilustrasi gantung diri.
Ilustrasi gantung diri. (SHUTTERSTOCK)

"Kecurigaan kami ada aktivitas tententu yang terjadi pada Jumat dan disiapkan pada hari Sabtu.

LNS ditemukan dalam kondisi tergantung di rumah R, aktivitas inilah yang kami curigai menyebabkan LNS kehilangan nyawa, ini masih asumsi kami," kata Syamsul.

Minta polisi usut tuntas

Sementara itu, Yan mengatakan, pihak keluarga berharap kasus tersebut diusut tuntas oleh polisi.

Pihaknya juga akan membantu polisi untuk memberikan sejumlah keterangan atau kesaksian untuk mengungkap kematian LNS.

"Kami belum terlalu berani berasumsi apakah ini pembunuhan biasa atau berencana karena hingga saat ini penyidik belum memberikan keterangan jelas ke keluarga korban terkait peristiwa yang ditemukan dari alat-alat bukti yang sudah dikumpulkan seperti rekaman CCTV dan hasil otopsi," kata Yan.

Saat Malam Yodi Prabowo Dibunuh, Saksi Melihat 2 Pria Misterius Mencurigakan, Jalan Berjeda 20 Menit

Sementara polisi mengaku telah memeriksa keterangan 23 saksi. Kasus tersebut sudah dalam tahap penyidikan.

"Kami masih melakukan pemeriksaan terhadap 23 orang saksi termasuk R, kekasih korban sebagai pemilik rumah, dan TN (22) yang pertama kali menemukan korban, juga keluarga korban sudah dilakukan pemeriksaan," kata Kasat Reskrim Polres Kota Mataram, AKP Kadek Adi Budi Astawa, Selasa (11/8/2020).

Seperti diberitakan sebelumnya, LSN ditemukan tewas tergantung di rumah kekasihnya Kelurahan Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram, NTB, Sabtu (25/7/2020).

Kisah Serupa

Malangnya nasib suami di Bengkulu ini, sempat disebut gantung diri ternyata dibunuh istri sendiri

Malangnya nasib YH (27) sempat disebut gantung diri, ternyata tewas dibunuh istrinya sendiri.

Kejahatan ER, istri YH akhirnya terbongkar setelah hasil visum membuktikan bahwa sang suami tewas dibunuh.

Wanita yang melaporkan suaminya meninggal gantung diri itu tak bisa lagi berkilah ketika bukti visum berkata lain.

ER seorang perempuan di Bengkulu Tengah diamankan polisi karena diduga kuat membunuh suaminya, YH (27) pada Jumat(7/8/2020).

Ilustrasi gantung diri
Ilustrasi gantung diri (Tribunnews)

 POPULER Calon Mempelai Pria Ditemukan Gantung Diri, Diduga karena Putus Asa Tak Miliki Biaya

 Tragis Dialami Bocah 8 Tahun, Dicabuli Lalu Dibunuh, Mayat Dibuang di Semak-semak oleh Kenalan Ortu

Ia sempat merekayasa kematian sang suami dan menyebut jika YH tewas gantung diri.

Kejadian berawal saat YH dan ER cekcok karena alasan ekonomi. Selain itu ER menyebut jika suaminya tak jujur.

Karena emosi, ER memukul kepala YH dan menjerat lehernya dengan tali. YH pun tewas di tangan sang istri.

ER sengaja menggantung jenazah suaminya untuk mengelabui polisi dan merekayasa sang suami meninggal karena gantung diri.

ER pun lapor ke polisi dan menyebut jika suaminya gantung diri di Desa Rajak Besi, Kabupaten Bengkulu Tengah.

Polisi kemudian melakukan visum dan menemukan kejanggalan yakni ada luka di bagian kepala. Selain itu, hasil otopsi menyebutkan korban meninggal karena kekurangan oksien.

Poisi pun menginterogasi istri. Akhirnya ER pun mengaku jika ia yang membunuh suaminya.

Menurut Kepala Bidang Humas Polda Bengkulu Kombes Sudarno, ER telah ditetapkan sebagai tersangka.

"Istri pelaku ditetapkan tersangka karena terbukti membunuh suaminya," kata Sudarno dalam keterangan tertulis, Selasa (11/8/2020).

Pelaku disangka melanggar Pasal 340 KUHP, Pasal 338 KUHP dan Pasal 44 ayat 3 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Kekerasan Dalam Rumah Tangga dengan ancaman hukuman seumur hidup atau paling lama 20 tahun penjara. (Kompas.com/ Penulis: Kontributor Kompas TV Mataram, Fitri Rachmawati | Editor: David Oliver Purba/ Firmansyah)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mahasiswi S2 Ditemukan Tewas di Rumah Kekasih, Keluarga Duga Korban Dibunuh Lalu Digantung" dan "Disebut Gantung Diri, Suami di Bengkulu Ternyata Dibunuh Istri".

BACA JUGA : Tribunnewsmaker.com dengan judul Seorang Wanita di NTB Ditemukan Tewas Gantung Diri di Rumah Kekasih, Keluarga Duga Korban Dibunuh

Editor: Asytari Fauziah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved