Breaking News:

Akan Melahirkan Namun Tak Diperiksa Petugas RS & Malah Disuruh Rapid Test, Bayinya Meninggal Dunia

Kisah ibu hamil akan melahirkan dan minta tolong diperiksa namun tak dihiraukan dan disuruh rapid test, akhirnya bayi disebut meninggal di kandungan.

(FITRI R)
I Gusti Ayu Arianti(23), warga Lingkungan Pajang, Kelurahan Pejanggik, Kota Mataram, mengaku kecewa karena lambannya penanganan pihak RSAD Wira Bhakti Kota Mataram, yang memintanya rapid tes saat hendak melahirkan. 

TRIBUNMATARAM.COM Kisah ibu hamil akan melahirkan dan minta tolong diperiksa namun tak dihiraukan dan disuruh rapid test, akhirnya bayi disebut meninggal di kandungan.

Kisah sedih dialami Gusti Ayu Arianti (23) yang kehilangan bayinya.

Petugas rumah sakit telat memberikan pertolongan karena tak membawa surat rapid tes.

Padahal air ketubannya sudah pecah dan sudah mengeluarkan darah.

Viral Curhatan Ibu Saat Anak Gadisnya yang Baru 14 Tahun Dihamili dan Dibawa Kabur Duda

Peristiwa ini bermula saat Arianti merasakan mulas saat sedang hamil tua.

Berikut fakta lengkap Ariyanti yang kehilangan bayinya karena telat mendapat pertolongan.

Awal Mula

I Gusti Ayu Arianti(23), warga Lingkungan Pajang, Kelurahan Pejanggik, Kota Mataram, mengaku kecewa karena lambannya penanganan pihak RSAD Wira Bhakti Kota Mataram, yang memintanya rapid tes saat hendak melahirkan.
I Gusti Ayu Arianti(23), warga Lingkungan Pajang, Kelurahan Pejanggik, Kota Mataram, mengaku kecewa karena lambannya penanganan pihak RSAD Wira Bhakti Kota Mataram, yang memintanya rapid tes saat hendak melahirkan. ((FITRI R))

Selasa (18/8/2020) Ariani mengeluarkan cairan bercampur darah.

Ia menduga jika ketubannya sudah pecah.

Ditemani sang suami, Yudi Prasetya (24) dan sang ibu, Jero Fatmawati, Arianti pergi ke RSAD Wira Bhakti Mataram.

Halaman
1234
Penulis: Asytari Fauziah
Editor: Asytari Fauziah
Sumber: Tribun Mataram
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved