Bocah SD Dicabuli Ayah selama 4 Tahun, Terungkap setelah Curhat ke Tante, Pelaku Ancam Ceraikan Ibu

Di bawah ancaman, ia mengaku menjadi korban pencabulan oleh ayah tirinya berinisial I (58).

Istimewa
Ilustrasi 

TRIBUNMATARAM.COM - Bocah SD empat tahun dicabuli ayah tirinya, baru terbongkar setelah curhat pada tantenya.

Selama empat tahun belakangan, seorang bocah perempuan di Kecamatan Paya Bakong, Kabupaten Aceh Utara terpaksa menyimpan pilu yang dialaminya seorang diri.

Di bawah ancaman, ia mengaku menjadi korban pencabulan oleh ayah tirinya berinisial I (58).

Perbuatan bejat pelaku itu baru terungkap setelah korban menceritakannya kepada tantenya.

POPULER 6 Tahun Hanya Bisa Diam Lihat Putrinya Dicabuli Ayah Kandung, Sang Ibu Takut Diceraikan

Tragis Dialami Bocah 8 Tahun, Dicabuli Lalu Dibunuh, Mayat Dibuang di Semak-semak oleh Kenalan Ortu

Tak terima dengan perbuatan pelaku, keluarga akhirnya melaporkannya kepada polisi.

Kasat Reskrim Polres Aceh Utara AKP Rustam Nawawi mengatakan, setelah mendapat laporan itu pelaku langsung ditangkap.

“Pelaku kita tangkap 1 September 2020. Korban adalah anak tiri dari istri keempat pelaku,” kata Rustam saat dihubungi, Sabtu (5/9/2020).

Dari hasil pemeriksaan sementara yang dilakukan, korban dipaksa melayani nafsu bejat ayahnya itu sejak duduk di bangku tiga sekolah dasar atau tahun 2017.

Selama bertahun-tahun dicabuli pelaku itu, korban tak berani menceritakan kepada orang lain karena diancam.

Bentuk ancaman yang disampaikan pelaku beragam, mulai akan membunuh korban hingga akan menceraikan ibu kandung korban.

Meski demikian, pelaku membantah keterangan dari korban tersebut.

Kepada polisi, pelaku mengaku menyetubuhi korban baru dilakukan sejak Mei 2020.

“Pelaku membantah keterangan korban. Pelaku hanya mengaku pemerkosaan itu itu dilakukan sejak Mei sampai Agustus 2020,” katanya.

Atas perbuatan yang dilakukan itu, pelaku dijerat dengan Qanun (peraturan daerah) tentang Jinayah pasal 50 yang ancaman hukumannya sampai dengan 150 bulan kurungan.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved