Breaking News:

Berita Terpopuler

POPULER Demi Bisa Berhaji dengan Ibu, Pengamen Putus Sekolah Nabung 20Ribu per Hari selama 10 Tahun

Keteguhan Slamet, pengamen putus sekolah untuk berhaji dengan sang ibu sudah bulat.

Editor: Salma Fenty Irlanda
(L. Hidayat for KOMPAS)
Slamet dan ibunya menunjukkan surat pendaftaran haji. 

TRIBUNMATARAM.COM - Keteguhan Slamet, pengamen putus sekolah untuk berhaji dengan sang ibu sudah bulat.

Meski hidup dalam keterbatasan, Slamet Effendy (30) memiliki cita-cita mulia untuk memberangkatkan ibunya haji.

Setiap harinya, pria yang bekerja sebagai pengamen ini menyisihkan uang Rp 20 ribu hingga Rp 25 ribu untuk sang ibu.

Keinginannya hanya satu, mewujudkan mimpi berangkat haji bersama ibunya.

Pria yatim di Desa Kerpangan, Kecamatan Lecet, Probolinggo sejak kecil memang memiliki impian berhaji bersama ibundanya.

 Ngamen di Pintu Tol & Nabung Setiap Hari Selama 10 Tahun Demi Berangkatkan Ibunya Ibadah Haji

 POPULER Tetap Gelar Ibadah Haji 2020, Arab Saudi Tetap Batasi Kuota Jemaah yang Datang

Untuk mewujudkan mimpinya tersebut, Slamet berupaya mengumpulkan sedikit demi sedikit uang dari hasil mengamen.

Setelah 10 tahun, ia pun bisa mendaftarkan ibunya yang bernama Atmani berhaji.

Ngamen sejak pagi hingga malam, tabung Rp 20.000 per hari

Bagi Slamet, untuk menginjakkan kaki ke Tanah Suci bersama ibundanya bukan hal mudah.

Ayahnya telah lama meninggal karena sakit. Sedangkan sehari-hari Slamet hanya mengandalkan uang dari hasil mengamen.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved