Subsidi Pekerja Terdampak Pandemi

Sudah Tahap 3 Kok Pencairan Subsidi Gaji Karyawan Masih Belum Masuk Rekening? Ini Penyebabnya

Meski pencairan subsidi upah untuk karyawan sudah memasuki tahap ketiga, masih banyak yang belum mendapatkannya.

Penulis: Salma Fenty | Editor: Asytari Fauziah
Kolase Tribun Timur: Shutterstock, BPJS Ketenagakerjaan
Ilustrasi gaji dan kartu BPJS Ketenagakerjaan. 

TRIBUNMATARAM.COM - Meski pencairan subsidi upah untuk karyawan sudah memasuki tahap ketiga, masih banyak yang belum mendapatkannya.

Bahkan, mereka yang pencairan subsidi gaji batch 1 dan 2 belum sepenuhnya selesai.

Mengapa bisa demikian?

Penyaluran subsidi upah sudah dilakukan sejak beberapa minggu lalu.

CEK REKENING Segera, BLT Subsidi Gaji untuk Karyawan Tahap 3 Dijadwalkan Cair Hari Ini

Mundur Lagi, Pencairan Subsidi Gaji BPJS Ketenagakerjaan Tahap III Baru Bisa Dimulai Senin Depan

Untuk pencairan tahap ketiga sendiri telah dilakukan mulai minggu ini, Senin (14/9/2020) lalu.

Tetapi, masih banyak yang mengeluhkan belum juga mendapatkan BLT ini.

Seperti diketahui, pembagian subsidi upah ini akan dilakukan secara bertahap.

Karena itulah, ada beberapa hal yang membuat pembagian BLT menjadi memerlukan waktu.

Menurut informasi terakhir Kementerian Ketenagakerjaan, untuk pencairan subsidi gaji tahap 1 dan 2 juga belum usai.

Dikutip TribunMataram.com dari Kompas.com, Kepala Biro Humas Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Soes Hindharno mengakui pencairan subsidi gaji pada tahap 1 dan 2 belum sepenuhnya selesai.

Berdasarkan data per 10 September 2020, realisasi penyaluran subsidi gaji tahap 1 mencapai 99,17 persen atau 2.479.261 orang dari target penerima sebanyak 2,5 juta orang.

Sementara, untuk tahap 2 penyalurannya telah mencapai 92,30 persen atau 2.768.965 orang dari total target penerima sebanyak 3 juta orang.

Sehingga, subsidi gaji telah diberikan kepada 95,4 persen 5.248.226 dari target 5,5 juta orang penerima manfaat pada tahap 1 dan 2.

"Proses pencairan terus dipercepat. Namun tetap harus melalui proses cek dan ricek kembali agar tidak terjadi kesalahan data penerima sehingga program bantuan subsidi gaji ini tepat sasaran," kata Soes kepada Kompas.com, Minggu (13/9/2020) malam.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Mataram
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved