Breaking News:

Tak Ada Keluh Koestomo, Tukang Sepatu yang 21 Tahun Rawat Istri Lumpuh, Kini Anak Sulung Ikut Lumpuh

Tak ada keluh dari bibik Koestomo, sang tukang sepatu yang sudah 21 tahun mengabdikan diri untuk merawat istrinya yang lumpuh.

Editor: Salma Fenty Irlanda
(KOMPAS.COM/MOH. SYAFIÍ)
Koestomo (59), telaten merawat istrinya yang mengalami sakit dan lumpuh sejak 19 tahun lalu. Bersama keluarganya, tukang sepatu ini tinggal di Dusun Bandung Krajan, Desa Bandung, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. 

TRIBUNMATARAM.COM - Tak ada keluh dari bibik Koestomo, sang tukang sepatu yang sudah 21 tahun mengabdikan diri untuk merawat istrinya yang lumpuh.

Usianya yang kini telah menginjak 59 tahun membuatnya memilih untuk menjaga istri yang mengalami kelumpuhan.

Sudah sejak 2001, Koestomo menggantikan peran istrinya yang lumpuh untuk memasak, membersihkan rumah, serta merawat anak-anaknya.

Koestomo (59), telaten merawat istrinya yang mengalami sakit dan lumpuh sejak 19 tahun lalu. Bersama keluarganya, tukang sepatu ini tinggal di Dusun Bandung Krajan, Desa Bandung, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.(KOMPAS.COM/MOH. SYAFIÍ)
Koestomo (59), telaten merawat istrinya yang mengalami sakit dan lumpuh sejak 19 tahun lalu. Bersama keluarganya, tukang sepatu ini tinggal di Dusun Bandung Krajan, Desa Bandung, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.(KOMPAS.COM/MOH. SYAFIÍ) ()

Kenangan Buruk Paramita Tertimpa Runtuhan saat Gempa Palu, Lumpuh Separuh Badan, Kini Andalkan Suami

POPULER Lumpuh 5 Tahun Lalu Bahkan Anaknya Di-PHK, Kondisinya Baru Terungkap Saat Terima Bantuan

Selepas merawat istri dan merampungkan pekerjaan di rumah, bapak tiga anak ini menuju pasar untuk bekerja sebagai tukang sepatu, profesi yang dia geluti sejak masih lajang.

Koestomo bersama keluarganya tinggal di Dusun Bandung Krajan, Desa Bandung, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

 

Pada 1990, dia menikahi Siti Rodiyah (52). Pasangan itu memiliki tiga anak, yakni Dwi Ayu Prasetya (28), Rizky Subhi (23), dan Sevi Cahyani (19).

Sejak 19 tahun lalu, istrinya sakit dan didiagnosis menderita amyotrophic lateral sclerosis (ALS), penyakit sistem syaraf yang melumpuhkan otot-otot dan memengaruhi fungsi fisik.

Akibat gangguan pada sistem syaraf, Siti mengalami kelumpuhan, dua tahun setelah merasakan gejala gangguan sistem syaraf motorik.

Koestomo membawa istrinya berobat ke RSUD Jombang dan RS dr Soetomo Surabaya.

Selain mendatangi rumah sakit, dia juga mencoba peruntungan dengan berbagai pengobatan alternatif.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved