Berita Terpopuler

POPULER Video Pria Terjebak Reruntuhan selama 10 Jam Beri Pesan Terakhir Menyesakkan untuk Istri

Sekira 10 jam, ia terjebak di reruntuhan bangunan ambruk yang menewaskan saudara dan anak laki-lakinya.

(YOUTUBE Universal Information & Entertainment TV)
Khalid Khan (42) pria India yang membuat video kata-kata terakhir untuk istrinya, saat 10 jam terjebak di reruntuhan bangunan di Mumbai. 

Namun, Mita harus menggunakan kursi roda. Sudah hampir dua tahun pasca gempa, kursi roda menjadi pengganti kakinya yang lumpuh.

Aktivitas Mita berubah total. Ia merasa dirinya tak berguna karena kondisinya. Ia tak bisa lagi memasak di dapur, mencuci, dan segala aktivitas lainnya seperti dulu.

Namun, Mita beruntung ada Abdul Gafur, suaminya  yang kini menjadi tumpuan hidupnya. Selalu memberi semangat, ketika dia mulai putus asa. Dan ada keluarganya yang selalu mendukung dia.

Gafur, begitu pria ini disapa. Orangnya ramah, sederhana dan nrimo. Karena kondisi istrinya, ia pun rela menggantikan peran istrinya di dapur.

Karena kondisi istrinya yang lumpuh, ia juga yang harus  menggantikan popok istrinya, memandikan sampai harus mengganti pembalut ketika sang istri datang bulan.

Termasuk mengurus dua buah hatinya yang masih bocah, sebelum ia berangkat kerja menjadi buruh bangunan.

"Saya sudah bangun dari jam 5 subuh. Memasak dulu saya, kalau sudah kelar semua di rumah  baru saya berangkat kerja," kata Gafur lirih.

Dari raut wajahnya terlihat lelah yang amat sangat. Namun, Gafur tak menampakannya. Sebagai buruh bangunan pendapatan Gafur tak seberapa.

Kalau ada pekerjaan per hari upahnya Rp 80 ribu. Kadang dalam seminggu ia bisa membawa pulang uang sebesar Rp 500 ribu.

"Kalau lagi sepi pekerjaan  terpaksa saya menganggur, tapi kadang ada ipar saya biasa bawa beras,dan bawakan makan," ungkapnya.

Karena tak ada kendaraan, Gafur biasa menyewa ojek atau jalan kaki untuk menuju tempat kerjanya.

Ketika jam makan siang tiba, Gafur bergegas meninggalkan pekerjaannya sebagai buruh, dan kembali ke rumah makan siang dan mengurusi  istri dan buah hati tercinta. Begitu rutinitas yang jalani Gafur saban harinya.

Berangkat pukul 07.00 Wita dan kembali ke rumah pukul 17.00 Wita.

Tak dapat bantuan

Sifat nrimo, itulah Gafur. Menjadi korban saat bencana ia tak pernah mendapat bantuan dari pemerintah. Pernah mengurus dengan  mengisi berkas untuk mendapatkan bantuan. Tapi sampai saat ini, ia tak pernah menerima bantuan.

"Lalu ada kita urus. Saya masukkan berkas untuk mendapatkan bantuan, tapi petugasnya cuma bilang, ' saya terima ini berkas, tapi jangan berharap'. Begitu kata petugasnya," jelas Gafur.

Setelah itu, Gafur tak pernah mengeluh. Gafur tak pernah mendatangi kantor Kelurahan atau kantor sosial untuk bertanya.

"Segan dan takut saya kalau bertanya lagi," ujar Gafur.

Namun begitu, Gafur tak berputus asa. Ia tetap berharap  suatu saat bisa mendapat Progam Keluarga Harapan (PKH). Agar ia bisa hidup lebih baik bersama keluarganya.

Tak hanya Gafur, Mita berharap suatu saat ia bisa kembali normal dan bisa menjalani kehidupan bersama suami dan anak tercinta seperti sedia kala. 

(Kompas.com/ Aditya Jaya Iswara/Kompas.com/Kontributor Palu, Erna Dwi Lidiawati)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Video Viral Kata-kata Terakhir Suami buat Istri saat Terjebak 10 Jam di Reruntuhan" dan judul "Perjuangan Paramita Jalani Hidup Pascagempa Palu, Lumpuh Separuh Badan dan Andalkan Suami".

BACA JUGA Tribunnewsmaker.com dengan judul Video Pria Terjebak Reruntuhan selama 10 Jam Beri Pesan Terakhir Menyesakkan untuk Istri

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved