Breaking News:

Gegara Dipicu Cemburu, 6 Anak Punk Aniaya Teman hingga Tewas, Mayat Ditemukan di Sungai

Polisi akhirnya berhasil menangkap enam anak punk yang terlibat pembunuhan di lapangan di Desa Cigedog, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

(KOMPAS.com/Tresno Setiadi)
Kanit I Satreskrim Polres Brebes Aiptu Titok Ambar Pramono saat menginterogasi anak punk sebelum akhirnya diamankan sebagai terduga pelaku pembunuhan di sebuah rumah singgah di Kota Tegal, Rabu (14/10/2020) (Dok: Polres Brebes) 

Sumbangan tidak hanya berasal dari Salatiga, tapi juga dari luar pulau. Termasuk anak Punk yang merantau.

Sementara untuk pakaian layak pakai, mereka mengumpulkan dari mahasiswa dan masyarakat yang peduli.

"Tadi ada yang mampir di Selasar, dia bilang punya pakaian tapi ukurannya sudah tidak muat. Akhirnya disumbangkan melalui kami," ucap Datuk.

Menurut Datuk, gerakan Punk di Salatiga ini merupakan salah satu bentuk protes kepada pemerintah.

Sebabnya banyak bantuan dari pemerintah yang tidak tepat sasaran, padahal rakyat membutuhkan bahan pangan untuk sekadar hidup.

(Kompas.com/ Kontributor Tegal, Tresno Setiadi/Kontributor Ungaran, Dian Ade Permana) 


Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dipicu Cemburu, 6 Anak Punk Keroyok Teman hingga Tewas, Ditangkap di Berbagai Tempat" dan judul "Solidaritas Punk Saat Wabah Covid-19, Bagikan Makanan hingga Pakaian Layak Pakai" 

BACA JUGA Tribunnewsmaker.com dengan judul Dipicu Cemburu Buta, 6 Anak Punk Aniaya Teman hingga Tewas, Mayat Ditemukan di Sungai

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved