Breaking News:

Siswi SMP di NTB Menikah Namun Keluarga Sengaja Tak Beri Tahu ke KUA, Takut Mempelai Dipisahkan

Kepala Dusun Kumbak Dalem, Lombok Tengah, Abdul Hanan mengaku sengaja tidak melaporkan pernikahan EB (15) dan UD (17) ke pihak desa dan KUA.

Pixabay
Ilustrasi pernikahan anak di bawah umur 

Menurut EB, UD adalah sosok pekerja keras. Saat ini suaminya itu bekerja di kawasan hutan.

Sebelum menikah, UD pernah bekerja sebagai buruh di Bali. UD adalah tulang punggung keluarganya.

Pernikahan EB dan UD menambah daftar kasus pernikahan anak di bawah umur di NTB.

Berdasarkan data Lembaga Perlindungan Anak (LPA) NTB, jumlah dispensasi pernikahan di Pengadilan Agama NTB tercatat 522 kasus.

Dispensasi diberikan karena yang menikah masih di bawah umur baik laki-laki maupun perempuan.

Sebelumnya Viral Siswa SMK di NTB Nekat Nikahi 2 Gadis

Seorang pelajar Sekolah Menengah Kejuruan di Lombok, Nusa Tenggara Barat bernama Ahmad Rizal (18) menikahi dua gadis dalam waktu satu bulan.

Kejadian yang awalnya tak direncanakan tersebut sempat membuat ibu Rizal pingsan karena terkejut.

"Pas lagi tidur itu, saya kaget datang keluarga M minta untuk dinikahkan, waktu itu ibunya sempat pingsan.

Ya karena disuruh untuk nikah ya kita terima dan harus tanggung jawab," kata ayah Rizal, Ayuni (37).

Baca juga: Satu Jam Sebelum Akad Nikah, Mempelai Wanita yang Sedang Dirias Meninggal Dunia, Ngaku Kelelahan

Halaman
1234
Editor: Asytari Fauziah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved