Berita Terpopuler

POPULER Janji Dedi Mulyadi untuk Akbar, Jadikan Direktur Bank Sampah hingga Pendalaman Kitab Kuning

Foto remaja yang akrab disapa Akbar pun menjadi viral di media sosial dan mengundang simpati banyak orang.

Tribunnewsmaker Kolase
Akbar, pemulung viral 

TRIBUNMATARAM.COM - Kisah Muhammad Ghifari Akbar atau yang akrab disapa Akbar sungguh menggugah hati Dedi Mulyadi hingga membuatnya menangis.

Setelah potret viral Akbar membaca Alquran di emperan toko viral, remaja yang sehari-hari bekerja sebagai pemulung itu pun mendapat perhatian anggota DPR RI Dedi Mulyadi.

Dedi tak tahan menangis ketika mendengar kisah kehidupan Akbar.

Anggota DPR RI Dedi Mulyadi (kiri), pria yang tinggal di gubuk tengah hutan Purwakarta saat ditemui , Senin (27/7/2020).
Anggota DPR RI Dedi Mulyadi (kiri), pria yang tinggal di gubuk tengah hutan Purwakarta saat ditemui , Senin (27/7/2020). ((tangkap layar YouTube))

Sebelumnya, pemulung itu tepergok sedang mengaji di sela berteduh dari hujan di emperan toko di Braga, Kota Bandung.

Baca juga: Tiba-tiba Sesak, Agustinus Sang Penjual Keripik Meninggal Mendadak di Depan Dedi Mulyadi, Idolanya

Baca juga: Wakil Ketua DPR Dedi Mulyadi Menangis Lihat Video Bocah Penjual Jalangkote Dibully, Ingat Masa Kecil

Foto remaja yang akrab disapa Akbar pun menjadi viral di media sosial dan mengundang simpati banyak orang.

Kepada Kompas.com via telepon, Kamis (5/11/2020), Dedi mengatakan ia menelepon Akbar dan langsung berbicara dengannya selama 20 menit pada Kamis. Dedi pun mendengarkan kisah kehidupan Akbar langsung dari remaja tersebut.

"Saya tak tahan menangis mendengar cerita Akbar. Saya sekitar 20 menit berbicara dengan Akbar melalui telepon," kata Dedi.

Dedi menaruh simpati dan empati kepada Akbar karena kisah kehidupannya sangat menggugah.

Ada satu hal yang menarik dari kisah Akbar itu yang ditangkap Dedi, yakni meski dalam keadaan susah, remaja itu tetap memiliki empati kepada orang lain yang lebih susah.

"Dia selalu memberi pada pemulung lain yang susah. Sifat seperti itu jarang. Dia sendiri memiliki kesusahan, tapi punya empati lagi pada orang yang lebih susah," kata Dedi.

Tentu saja ada kisah lain dari Akbar yang juga sangat mengharukan. Ia bertahun-tahun mencari ibunya sambil memulung sampah. Kemudian Akbar tidak lepas dari sarung dan Al Quran. Menurut Dedi, sikap-sikap Akbar ini patut diteladani.

Dedi pun mengundang Akbar ke kediamannya di Purwakarta, Kamis hari ini. Dedi memiliki sejumlah rencana bagi Akbar.

Pertama, Akbar bercita-cita ingin mendirikan pesantren. Dedi pun akan memberi ruang untuk memenuhi keinginan itu, yakni dengan memberi tugas mengajar ngaji pada anak-anak di Subang. Sambil mengaji, Akbar juga akan dididik lagi, terutama untuk pendalaman kitab-kitab kuning.

"Saya akan panggil guru untuk meningkatkan pendalaman kitab. Sebenarnya Akbar itu sudah bisa membaca dan memahami sejumlah kitab kuning, tapi perlu dididik kembali sehingga kualifikasinya meningkat," kata Dedi.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved