Breaking News:

Berita Terpopuler

POPULER Benarkah 2 Kapolda Dicopot karena Persaingan Bakal Kapolri? IPW : Geng Solo Calon Kuat

Salah satu nama yang digadang-gadang sebagai calon kuat sebagai bakal TB1 adalah Irjen Pol Nana Sudjana, mantan Kapolda Metro Jaya.

(Tribunnews.com/Danang Triatmojo)
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana dalam konferensi pers peredaran narkoba di Polda Metro Jaya, Kamis (12/11/2020) 

TRIBUNMATARAM.COM - Dicopotnya dua Kapolda karena gagal mengatasi kerumunan Habib Rizieq dinilai sebagai bagian dari persaingan bursa calon Kapolri.

Hal tersebut dituturkan oleh Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane.

Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis yang bakal memasuki masa pensiun Januari 2021 mendatang, membuat tubuh Polri mulai menyiapkan sejumlah nama.

Baca juga: Buntut Panjang Kerumunan Massa Habib Rizieq, 2 Kapolda Dicopot, Anies Baswedan Bakal Dipanggil

Baca juga: Rizieq Shihab Akui Langgar Protokol Kesehatan, Terlalu Sulit Jaga Jarak : Habib Aja Duduk Susah

Salah satu nama yang digadang-gadang sebagai calon kuat sebagai bakal TB1 adalah Irjen Pol Nana Sudjana, mantan Kapolda Metro Jaya.

Dua kapolda yang dicopot sebagai buntut kerumunan Habib Rizieq.
Dua kapolda yang dicopot sebagai buntut kerumunan Habib Rizieq. (Kolase Tribunnews)

Pasalnya, Nana Sudjana dianggap sebagai salah satu 'Geng Solo'.

"Yang lebih mengkhawatirkan adalah Kapolda Metro ini kan sempat digadang-gadang sebagai calon kuat Kapolri. Apakah ini bagian dari persaingan untuk menjatuhkan?" ujar Neta, dikutip TribunMataram.com dari Tribunnews.com, Selasa (17/11/2020).

Ada dua sisi yang dilihat oleh IPW pada kasus pencopotan Nana Sudjana ini.

Di satu sisi, pencopotan Nana Sudjana adalah sanksi konsekuensi dari adanya peraturan Kapolri tentang pelarangan pengumpulan massa.

"Di sisi lainnya, IPW melihat ini jangan-jangan bagian dari persaingan bursa calon Kapolri, karena beliau ini 'Geng Solo' yang disebut-sebut calon kuat juga," kata dia.

Neta kemudian menyinggung bahwa pihaknya pernah menyebutkan ada delapan jenderal, baik jenderal bintang dua maupun tiga, yang berpeluang menjadi Kapolri.

Halaman
1234
Penulis: Salma Fenty
Editor: Salma Fenty Irlanda
Sumber: Tribun Mataram
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved