Breaking News:

Edhy Prabowo Ditangkap KPK

Tanggapan Gerindra setelah Menteri KKP Edhy Prabowo Ditangkap KPK Dugaan Korupsi Benih Lobster

Ditangkapnya Menteri KKP Edhy Prabowo karena kasus dugaan korupsi ekspor benih lobster menuai kehebohan.

tangkap layar Kompas TV
Sertijab Menteri Kelautan dan Perikanan dari Susi Pudjiastuti ke Edhy Prabowo, Rabu (23/10/2019) 

TRIBUNMATARAM.COM - Tanggapan Partai Gerindra setelah Edhy Prabowo ditangkap KPK karena dugaan korupsi.

Ditangkapnya Menteri KKP Edhy Prabowo karena kasus dugaan korupsi ekspor benih lobster menuai kehebohan.

Bagaimana Partai Gerindra menyikapi ditangkapnya salah satu kadernya ini?

Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, partainya belum bisa berkomentar lebih lanjut terkait penangkapan kader Partai Gerindra sekaligus Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.

Sertijab Menteri Kelautan dan Perikanan dari Susi Pudjiastuti ke Edhy Prabowo, Rabu (23/10/2019)
Sertijab Menteri Kelautan dan Perikanan dari Susi Pudjiastuti ke Edhy Prabowo, Rabu (23/10/2019) (tangkap layar Kompas TV)

Baca juga: Kini Diperiksa KPK, Edhy Prabowo Sempat Mengaku Siap Diaudit & Dibully Soal Ekspor Benih Lobster

Baca juga: BREAKING NEWS! Edhy Prabowo Menteri Kelautan Ditahan KPK Tadi Malam, Apa Kasusnya? Ini Jawaban KPK

Dasco mengatakan, Partai Gerindra masih menunggu informasi yang valid dari KPK.

"Kami dari Partai Gerindra belum bisa berkomentar lebih jauh, kami masih menunggu informasi yang valid dari KPK tentang itu," kata Dasco dalam sebuah video yang diterima Kompas.com, Rabu (25/11/2020).

Dasco mengatakan, ia berkomunikasi terakhir kali dengan Edhy Prabowo sekitar 12 hari yang lalu sebelum Edhy berangkat ke Amerika Serikat.

Namun, Dasco tak mengetahui agenda Edhy Prabowo ke Amerika Serikat.

"Enggak, dia cuma bilang pamit saja ke Amerika," ujarnya.

Lebih lanjut, terkait dugaan korupsi dalam ekspor benur dalam penangkapan Edhy, Dasco mengatakan, partai belum bisa memberikan tanggapan sebelum KPK menyampaikan pernyataan resmi.

Halaman
1234
Editor: Salma Fenty Irlanda
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved