Breaking News:

Edhy Prabowo Ditangkap KPK

Jadi Tersangka Korupsi, Edhy Prabowo Akui Salah Tapi Bukan Pencitraan : Maaf, Itu Kecelakaan

KPK telah menetapkan Edhy Prabowo dan tujuh orang lainnya sebagai tersangka kasus korupsi ekspor benih lobster.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Edhy Prabowo mengenakan rompi oranye usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Rabu (25/11/2020). KPK resmi menahan Edhy Prabowo bersama enam orang lainnya terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) dalam kasus dugaan menerima hadiah atau janji terkait perizinan tambak usaha dan/atau pengelolaan perikanan atau komoditas perairan sejenis lainnya. 

TRIBUNMATARAM.COM - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo akhirnya mengakui kesalahannya, menyebut hal itu sebagai kecelakaan.

KPK telah menetapkan Edhy Prabowo dan tujuh orang lainnya sebagai tersangka kasus korupsi ekspor benih lobster.

Dalam konferensi pers kepada awak media, Edhy yang terlihat mengenakan rompi tahanan KPK dan memakai masker meminta maaf kepada masyarakat karena terjerat kasus dugaan korupsi terkait izin ekspor benih lobster.

Baca juga: 26 Tahun bersama Prabowo Subianto, Edhy Prabowo Pernah Ditolong di Masa Lalu Tapi dengan 2 Syarat

Baca juga: Ikut Ditangkap KPK, Inilah Potret Gaya Hidup Istri Edhy Prabowo Iis Rosita Dewi, Apa Kesalahannya?

Edhy menyebut kasus yang menjeratnya itu sebagai sebuah kecelakaan.

"Saya juga mohon maaf kepada seluruh masyarakat, seolah-olah saya pencitraan di depan umum, itu tidak, itu semangat. Ini adalah kecelakaan yang terjadi," kata Edhy di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (26/11/2020).

Edhy menyatakan akan bertanggung jawab atas kasus yang menjeratnya.

"Saya bertanggung jawab terhadap ini semua, saya tidak lari dan saya akan beberkan apa yang saya lakukan," ujar Edhy.

KPK telah menetapkan tujuh orang tersangka dalam kasus dugaan suap terkait izin ekspor benih lobster.


Ketujuh tersangka itu adalah Edhy, staf khusus Menteri Kelautan dan Perikanan Safri dan Andreau Pribadi Misata, pengurus PT Aero Citra Kargo Siswadi, staf istri Menteri Kelautan dan Perikanan Ainul Faqih, Direktur PT Dua Putra Perkasa Suharjito, serta seorang pihak swasta bernama Amiril Mukminin.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved