Breaking News:

Berita Terpopuler

POPULER Inilah Andreau Pribadi, Stafsus Edhy Prabowo yang Berperan Penting dalam Suap Benih Lobster

Namun, sebelumnya di antara tujuh tersangka yang ditetapkan, dua di antaranya masih menjadi buronan KPK.

Kolase TribunBogor
Andreau Pribadi Staf Khusus Edhy Prabowo kini jadi buron KPK. 

TRIBUNMATARAM.COM - Nama Andreau Pribadi, staf khusus Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo yang sempat buron telah menyerahkan diri, ini fakta-fakta tentang sosoknya.

Ia diduga terlibat bersama enam orang lainnya dalam kasus suap ekspor benih lobster.

Namun, sebelumnya di antara tujuh tersangka yang ditetapkan, dua di antaranya masih menjadi buronan KPK.

Baca juga: POPULER Menterinya Kembali Terjerat Kasus Suap, Jokowi Dukung KPK Berantas Korupsi

Baca juga: Edhy Prabowo Menambah Daftar Menteri di Era Jokowi yang Lakukan Korupsi Sepanjang 2014-2020

Kedua tersangka itu yakni Amiril Mukminin (AM) dan Andreau Pribadi Misanta (APM).

Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Edhy Prabowo mengenakan rompi oranye usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Rabu (25/11/2020). KPK resmi menahan Edhy Prabowo bersama enam orang lainnya terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) dalam kasus dugaan menerima hadiah atau janji terkait perizinan tambak usaha dan/atau pengelolaan perikanan atau komoditas perairan sejenis lainnya.
Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Edhy Prabowo mengenakan rompi oranye usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Rabu (25/11/2020). KPK resmi menahan Edhy Prabowo bersama enam orang lainnya terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) dalam kasus dugaan menerima hadiah atau janji terkait perizinan tambak usaha dan/atau pengelolaan perikanan atau komoditas perairan sejenis lainnya. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

KPK pun sempat mendesak kedua tersangka untuk menyerahkan diri.

"(Tersangka) satu di antaranya stafsus (APM), 1 lagi AM swasta," kata Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Kamis (26/11/2020) dikutip dari tayangan Kompas TV.

"KPK mengimbau kepada dua tersangka yaitu APM dan AM untuk dapat segera menyerahkan diri ke KPK," tegas Wakil Ketua KPK, Nawawi Pomolango.

Menurut keterangan Fahri Hamzah dalam acara Mata Najwa, Rabu (25/11/2020), Andreau adalah staf yang berperan membantu memberi izin verifikasi bagi pengusaha ekspor benih lobster.

Hal itu karena Andreau Pribadi Misanta adalah staf khusus Menteri KKP, Edhy Prabowo, sekaligus Pelaksana Tim Uji Tuntas (Due Diligince).

Ia disebut memegang peranan penting dalam ekspor benih lobster, termasuk penunjukkan perusahaan jasa kargo.

Halaman
1234
Penulis: Salma Fenty
Editor: Salma Fenty Irlanda
Sumber: Tribun Mataram
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved