Breaking News:

Pilkada 2020

Video Viral Anggota KPPS Coblosi Surat Suara Kosong & Pilih 1 Calon : Alasan Sepakat Pilih Nomor 1

Seorang oknum anggota KPPS di Kabupaten Asmat yang tengah mencoblos tumpukan surat suara kosong dan memilih salah satu calon.

(KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDI)
Tangkapan layar video oknum anggota KPPS di Distrik Agats, Kabupaten Asmat, Papua, sedang mencoblos tumpukan surat suara. 

TRIBUNMATARAM.COM - Viral video tumpukan surat kosong sengaja dicoblos oleh petugas KPPS, ini alasannya.

Pilkada di Kabupaten Asmat diwarnai aksi kecurangan.

Tampak dalam sebuah video, seorang oknum anggota KPPS di Kabupaten Asmat yang tengah mencoblos tumpukan surat suara kosong dan memilih salah satu calon.

Baca juga: Nasib Sederet Artis yang Berlaga di Pilkada 2020, 3 Nama Unggul, Siapa Saja?

Baca juga: Jika Gibran Anak Jokowi Menang di Pilkada Solo, Pertama Kali Presiden Punya Anak Wali Kota

Video tersebut berdurasi 2 menit 20 detik itu menyebar melalui aplikasi perpesanan.

Tampak dalam rekaman tersebut dua orang yang diduga anggota KPPS tengah mencoblos tumpukan surat suara untuk pasang calon nomor urut 1, sedangkan seorang lainnya bertugas melipat kertas suara yang telah selesai dicoblos.

Anggota Bawaslu Papua, Amandus Situmorang mengaku, telah memiliki rekaman video tersebut dan menyebut Bawaslu Asmat telah menelusuri kebenarannya.

Ia pun telah memastikan bila video tersebut diambil di sebuah rumah panggung di Distrik Agats.

"Video itu benar adanya, kami sudah tindak lanjuti dan kami sudah koordinasi dengan Bawaslu Asmat terkait kebenaran video tersebut," ujar Amandus, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat (11/12/2020).

Menurut dia, alasan oknum KPPS yang mencoblos banyak surat suara tersebut karena sebelumnya masyarakat telah bersepakat untuk memberikan suara kepada pasangan calon nomor urut 1 Pilkada Kabupaten Asmat, Elisa Kambu–Thomas Eppe Safa.

Menurut Amandus, peristiwa tersebut tidak hanya terjadi di TPS yang ada di video tersebut, total terdapat 8 TPS dari 3 Distrik yang juga melakukan pencoblosan dengan sistem mufakat.

Halaman
1234
Editor: Salma Fenty Irlanda
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved