Breaking News:

Virus Corona

Ketika Negara Kaya Mulai Menimbun Vaksin Covid-19, Bagaimana Nasib Negara Miskin?

Organisasi People's Vaccine Alliance mengatakan bahwa saat ini negara-negara kaya mulai menimbun vaksin Covid-19.

Editor: Salma Fenty Irlanda
YouTube WGBH News
ilustrasi penemuan vaksin corona 

Selain itu, People's Vaccine Alliance dan jaringannya meminta perusahaan farmasi agar mau berbagi teknologi mereka untuk memastikan lebih banyak dosis yang bisa diproduksi.

Analisis mereka menemukan bahwa negara-negara kaya telah membeli cukup dosis untuk memvaksinasi seluruh populasinya hingga tiga kali lipat, jika semua vaksin disetujui untuk digunakan.

Kanada, misalnya, telah memesan cukup vaksin untuk melindungi setiap orang Kanada sebanyak lima kali lipat.

Dan meskipun negara-negara kaya hanya mewakili 14 persen dari populasi dunia, mereka telah membeli 53 persen dari vaksin yang paling menjanjikan sejauh ini.

Vaksin yang mereka beli adalah vaksin yang termasuk dalami delapan kandidat vaksin terkemuka dalam uji coba tahap 3. 

Akankah negara tertinggal dalam perlombaan vaksin?

Yang perlu diketahui oleh semua orang adalah, vaksin harus tersedia bagi semua orang.

"Tidak seorang pun boleh diblokir untuk mendapatkan vaksin penyelamat nyawa karena negara tempat mereka tinggal atau jumlah uang di kantong mereka," kata Anna Marriott, manajer kebijakan kesehatan Oxfam.

"Tetapi kecuali sesuatu berubah secara dramatis, miliaran orang di seluruh dunia tidak akan menerima vaksin yang aman dan efektif untuk Covid-19 untuk tahun-tahun mendatang,” imbuhnya.

People's Vaccine Alliance menyerukan kepada semua perusahaan farmasi yang mengerjakan vaksin Covid-19 untuk secara terbuka membagikan teknologi dan kekayaan intelektual mereka sehingga miliaran dosis dapat diproduksi dan tersedia untuk semua orang yang membutuhkannya.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved