Viral Hari Ini

Ibu Hamil Hendak Melahirkan Malah Tak Dilayani Rumah Sakit, Keluarga Mengamuk, Ini Faktanya

Kali ini, sebuah video viral memperlihatkan keluarga pasien mengamuk di rumah sakit daerah (RSUD) Kabuapten Bima, Nusa Tenggara Barat.

KOMPAS.COM/SYARIFUDIN
tangkap layar video viral ibu hamil tak dilayani rumah sakit 

Dokter Sebut Bayi Meninggal dalam Kandungan

Ilustrasi bayi pegang tangan ibunya
Ilustrasi bayi pegang tangan ibunya (Kompas.com)

Dengan berbekal surat hasil rapid test dari puskesmas, pihak keluarga membawa Arianti ke Rumah Sakit Permata Hati.

Namun ternyata di rumah tersebut hasil rapid test tidak diakui karena keluarga tak melampirkan alat rapid test.

Arinati pun terpaksa melakukan tes ulang.

Tim medis kemudian memeriksa kondisi kandungnya Arianti.

Walaupun kandungannya normal, dokter menyebut jika jantung janinnya lemah. Ia pun mempersiapkan diri untuk operasi sesar.

Setelah operasi, Arianti sempat menanyakan kondisi bayinya kepada dokter.

Kronologi Ibu Wafat karena Corona setelah Lahirkan Bayi Kembar, 1 Bayi Meninggal, Dokter Terpapar

Saat itu dokter mengatakan jika bayinya sedang diinkubator.

Namun nasib berkata lain, setelah perjuangan yang dilakukannya, bayi laki-laki yang hendak diberi nama I Made Arsya Prasetya Jaya itu dinyatakan meninggal sejak dalam kandungan.

Arianti yang masih tak percaya menghubungi suaminya yang membawa bayinya ke rumah duka.

Saat video call dengan suaminya, tangis Arianti pecah. Kesedihan tak terbendung.

"Saya tak sanggup, saya tidak bisa lagi mengatakan apa-apa, saya hanya membesarkan hati istri saya," kata suami Arianti, Yudi.

Sang Ayah Tak Terima namun Tetap Ikhlas

Sementara itu ayah kandung Arianti, Ketut Mahajaya mengatakan jika keluarga tidak terima jika cucunya dinyatakan meninggal sejak dalam kandungan.

"Kalau memang meninggal tujuh hari lalu, kan akan berbahaya bagi ibunya, anak saya, akan ada pembusukan, tapi ini tidak demikian, bayi itu sama sekali tak berbau busuk, masih segar, seperti layaknya bayi baru lahir, diagnosa dokter inilah yang kami pertanyakan," kata Ketut Mahajaya.

Ia mengaku tak akan menuntut kasus tersebut dan telah ikhlas.

Namun ia berharap agar masalah ini ditangani serius sehingga tak ada korban lain yang memiliki masalah sama dengan anaknya.

"Tapi kami hanya ingin ada perbaikan ke depannya, tangani dulu pasien, utamakan kemanusiaan, jangan mengutamakan rapid test dulu baru tangani pasien," jelas Mahajaya.

(Kompas.com/Kontributor Bima, Syarifudin/Fitri)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ibu Hamil Tak Dilayani Tim Medis Saat Akan Melahirkan hingga Keluarganya Mengamuk, Ini Penjelasan RS"

BACA JUGA Tribunnewsmaker.com dengan judul Detik-detik Ibu Akan Melahirkan Malah Tak Dilayani Rumah Sakit, Keluarga Mengamuk, Ini Faktanya

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved