Breaking News:

Virus Corona

Pengamat Prediksi Akan Muncul Virus yang Lebih Mematikan dari Corona, Tingkat Kematian Mirip Ebola

Pandemi Covid-19 yang saat ini menyerang seluruh penjuru dunia nyatanya bukan yang terakhir.

Kompas.com
Ilustrasi virus 

Sampel tersebut dikirim dari Republik Demokratik Kongo (DRC) ke para ilmuwan di seluruh dunia yang menemukan virus berbentuk cacing dalam darah pasien yang kemudian dinamai menurut sungai Ebola.

Diyakini penyakit itu, yang menyebabkan muntah dan pendarahan internal yang mengerikan. Penyakit pertama kali menyebar ke manusia dari hewan mungkin kelelawar buah.

Prof Muyembe sekarang menjalankan Institut National de Recherche Biomédicale di Kinshasa, ibu kota Republik Demokratik Kongo.

Ia memperingatkan akan ada lebih banyak penyakit zoonosis yang berpotensi muncul, di mana patogen melompat antara hewan dan manusia.

Covid-19 adalah penyakit zoonosis yang dikhawatirkan beberapa orang melanda manusia di pasar basah di Wuhan, China, pada akhir tahun lalu.

Akibat ekosistem yang rusak

Prof Muyembe percaya manusia yang dengan cepat merambah ke alam liar sangat meningkatkan risiko pandemi baru.

"Jika Anda pergi ke hutan...Anda akan mengubah ekologi, dan serangga dan tikus akan meninggalkan tempat ini dan datang ke desa-desa...jadi inilah penularan virus, dari patogen baru," katanya.

Salah satu ekspor utama Kongo adalah "daging hewan liar" dari buaya, simpanse, dan hewan eksotik lainnya yang disembelih dan dijual di pasar jalanan.

Hewan-hewan ini bisa jadi menyimpan virus baru yang berbahaya yang menunggu untuk melompat ke manusia, kata para ahli yang khawatir.

Halaman
1234
Editor: Salma Fenty Irlanda
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved