Breaking News:

Virus Corona

Pengamat Prediksi Akan Muncul Virus yang Lebih Mematikan dari Corona, Tingkat Kematian Mirip Ebola

Pandemi Covid-19 yang saat ini menyerang seluruh penjuru dunia nyatanya bukan yang terakhir.

Kompas.com
Ilustrasi virus 

Hanya 15 tahun yang lalu, hutan tropis yang penuh dengan satwa liar eksotis dianggap mengancam manusia dengan menyembunyikan virus dan patogen yang menyebabkan penyakit baru pada manusia, seperti Ebola dan demam berdarah.

Namun, para peneliti sekarang percaya bahwa sebenarnya penghancuran keanekaragaman hayati oleh umat manusialah yang menciptakan kondisi untuk virus dan penyakit baru, seperti Covid-19, berkembang.

“Kita menyerang hutan tropis dan habitat liar lainnya, yang menampung begitu banyak spesies hewan dan tumbuhan, dan di dalam makhluk itu, begitu banyak virus yang tidak dikenal,” tulis David Quammen, penulis Spillover: Animal Infections and the Next Pandemic, di New York Times.

“Kita menebang pohon, kita membunuh hewan atau mengurung mereka dan mengirimkannya ke pasar. Kita mengganggu ekosistem, dan melepaskan virus dari inang alaminya. Ketika itu terjadi, mereka membutuhkan tuan rumah baru," paparnya.

"Seringkali, kita melakukannya," imbuhnya.

Ebola

Penyakit virus Ebola, yang sebelumnya disebut demam berdarah Ebola, adalah infeksi virus yang terjadi pada manusia dan primata.

Virus yang telah membunuh puluhan ribu orang di Afrika, merupakan bagian dari keluarga Filoviridae, yang juga termasuk virus Marburg.

Sampai saat ini, para ilmuwan telah mengidentifikasi 5 jenis Ebola, yang mna 4 di antaranya diketahui menyebabkan penyakit pada manusia.

Reservoir alami atau inang virus dianggap berada di kelelawar buah.

Halaman
1234
Editor: Salma Fenty Irlanda
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved