Pemuda Sopir Truk Ayam Tewas Dibegal, Uang 60 Juta Raib, Korban Sempat Bingung Dituduh Bawa Sabu

Pendarahan parah yang disebabkan luka tembak yang dialaminya membuat nyawa Anggi tak tertolong.

Intisari
Ilustrasi penembakan oleh polisi 

TRIBUNMATARAM.COM - Nasib nahas dialami pemuda bernama Anggi Prayitno (22) sopir truk ayam yang tewas setelah dibegal.

Pendarahan parah yang disebabkan luka tembak yang dialaminya membuat nyawa Anggi tak tertolong.

Dia tewas setelah ditembak begal yang merampok uang Rp 60 juta hasil penjualan ayamnya.

Brigadir Rangga, Polisi tembak polisi terancam hukuman mati
Brigadir Rangga, Polisi tembak polisi terancam hukuman mati (Kompas)

Baca juga: POPULER Rekonstruksi Ibu Hamil Dibunuh saat Tolong Pria yang Minta Tumpangan, Ternyata Begal Motor

Baca juga: POPULER Sadis 3 Begal Ikat Sopir Mobil Rental & Dorong ke Jurang, Korban Pura-pura Tewas & Selamat

Anggi Prayitno (22), seorang sopir truk pengangkut ayam potong tewas setelah ditembak dua orang begal usai mengantar pesanan di Kabupaten Mesuji.

Anggi yang merupakan warga Moro Seneng, Kecamatan Mesuji Timur, itu tewas di rumah sakit.

Kapolres Mesuji AKBP Alim mengatakan, peristiwa itu terjadi di Jalan Poros Desa Margojadi, Kecamatan Mesuji Timur, Sabtu (26/12/2020) sekitar pukul 22.00 WIB.

Kronologi

Peristiwa itu terjadi saat korban bersama rekannya, HBI, mengendarai truk dari Desa Tri Karya Mulya, Kecamatan Tanjung Raya, sekitar pukul 22.00 WIB.

Mereka membawa ayam potong pesanan seorang pembeli berinisial GMT di Desa Margojadi.

Saat tiba di desa tujuan, Anggi dan HBI menurunkan muatan ayam potong tersebut. Mereka memindahkannya ke mobil pikap milik GMT.

Ketika memindahkan muatan, tiba-tiba datang dua orang tak dikenal mengendarai sepeda motor menghampiri mereka.

"Saat menurunkan muatan, datang dua orang tidak dikenal mengendarai sepeda motor menghampiri korban dan kedua saksi," kata Alim saat dikonfirmasi, Minggu (27/12/2020).

GMT menduga kedua orang itu merupakan preman di wilayah itu. Ia lalu memberi uang sebesar Rp 50.000 kepada mereka.

Kedua orang tak dikenal itu pergi setelah mengambil uang Rp 50.000 dari GMT.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved