Breaking News:

Petani Semprot Cabe Pakai Pewarna Pylox Awalnya Cuma Iseng, Waspada Warna Tak Luntur Kena Air

Ia digelandang polisi setelah nekat mengecat cabe putih dengan pylox merah untuk mendapatkan harga yang lebih mahal.

Editor: Salma Fenty Irlanda
YouTube/ Tribun Jateng
Pengecat cabai berhasil diringkus 

TRIBUNMATARAM.COM - Berawal dari iseng, BN (35) seorang petani cabai ini kini harus menerima akibatnya.

Ia digelandang polisi setelah nekat mengecat cabe putih dengan pylox merah untuk mendapatkan harga yang lebih mahal.

Petani asal Temanggung, Jawa Tengah ini ditangkap setelah diduga menyemprot cabai rawit dengan cat merah.

Di hadapan polisi, BN mengaku baru pertama kali melakukan hal itu.

"Saya baru sekali melakukan ini nyemprot cabainya 5 kilogram, kalau sawah saya itu 1 kesuk (0,5) hektare biasanya dapat panen 1 kuintal. Tapi yang disemprot cuma 5-6 kilogram lalu saya jual ke pengepul," katanya, Kamis (31/12/2020).

BN mengaku, awalnya hanya iseng karena yang hijau itu harganya cuma Rp 20.000 per kilogram sedangkan cabai merah Rp 45.000.

Pakai pylox

Cabai rawit bercat warna merah yang ditemukan di sejumlah pasar tradisional di Banyumas, Jawa Tengah.

Cabai rawit bercat warna merah yang ditemukan di sejumlah pasar tradisional di Banyumas, Jawa Tengah.(KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAIN)

Saat dimintai keterangan oleh wartawan, BN mengaku menyemprot cabai-cabai itu dengan pylox warna merah.

Baca juga: Pelaku yang Cat Semprot Cabai Rawit di Temanggung Ternyata Petani, Motif Kejahatan Terungkap

Baca juga: Terdengar Teriakan dari Tengah Ladang Cabai, Warga Temukan Satu Keluarga Telah Meninggal Dunia

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved