Breaking News:

Petani Semprot Cabe Pakai Pewarna Pylox Awalnya Cuma Iseng, Waspada Warna Tak Luntur Kena Air

Ia digelandang polisi setelah nekat mengecat cabe putih dengan pylox merah untuk mendapatkan harga yang lebih mahal.

YouTube/ Tribun Jateng
Pengecat cabai berhasil diringkus 

Setelah itu, dirinya mencampurnya dengan cabai merah lainnya di dalam karung sebelum dijual ke pengepul.

BN mengaku tergoda ingin meraup keuntungan lebih karena harga jual cabai rawit merah terpaut banyak dengan cabai hijau.

Seperti diberitakan sebelumnya, BN merupakan petani cabai asal Desa Nampirejo, Kecamatan Temanggung, Kabupaten Temanggung.

Dirinya ditangkap anggota Satuan Reskrim pada Selasa (29/12/2020).

Tersebar di tiga pasar

Dari hasil penyelidikan polisi, cabai-cabai yang disemprot BN ditemukan di tiga pasar tradisional di Banyumas.

Pasar-pasar tersebut adalah Pasar Wage, Pasar Sokaraja DAN Pasar Cermai Kabupaten Banyumas.

"Dari pengepul inilah, dugaannya, cabai tersebut kemudian beredar hingga wilayah Banyumas," kata Kepala Satuan Reskrim Polres Temanggung AKP Ni Made Srinitri.

Menurut Made Srinitri, BN diduga telah mengaburkan kecurangan dengan mencampur cabai yang diberi pewarna dengan cabai berkualitas bagus, kemudian dimasukkan ke dalam karung dan dijual kepada pengepul.

Polisi minta warga tak resah

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved