Breaking News:

Petani Semprot Cabe Pakai Pewarna Pylox Awalnya Cuma Iseng, Waspada Warna Tak Luntur Kena Air

Ia digelandang polisi setelah nekat mengecat cabe putih dengan pylox merah untuk mendapatkan harga yang lebih mahal.

YouTube/ Tribun Jateng
Pengecat cabai berhasil diringkus 

"Terjadi penjualan cabai yang diduga bukan pewarna makanan di beberapa pasar," kata Suliyanto saat konferensi pers di Pendapa Sipanji Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Rabu (30/12/2020).

Baca juga: AWAS! Cabai Rawit Dicat Merah Ditemukan Dijual di Pasar, Bila Termakan Bisa Akibatkan Keracunan

Suliyanto mengatakan, petugas menemukan cabai dengan pewarna itu di lima lapak pedagang yang tersebar di tiga pasar.

"Kalau dilihat fisiknya ini bentuknya seperti cat, karena kalau pakai pewarna makanan akan sangat sulit menempel.

Ini jelas bukan pewarna makanan," jelas Suliyanto.

Dugaan tersebut, kata Suliyanto, juga diperkuat karena pewarna tersebut tidak bisa larut dalam air dan alkohol.

"Sehingga penampakannya seperti cat kayu.

Untuk kandungan kimianya belum dapat kami ketahui, kami akan berkoordinasi dengan kepolisian untuk melakukan uji laboratorium," ujar Suliyanto.

Baca juga: Jadi Andalan Saat Musim Hujan, 5 Makanan dan Minuman Ini Ampuh Cegah Flu, Cabai hingga Teh Herbal

Sementara itu, Kepala UPTD Pasar Wilayah 1 Purwokerto Arif Budiman mengatakan, setelah adanya temuan itu, sisa cabai di tangan pedagang telah ditarik oleh pemasok.

"Untuk Pasar Wage hari ini setelah juragannya dilapori ada cabai yang dicat terus ditarik semuanya oleh pemasok.

Hari ini saya mengecek sudah bersih," kata Arif.

Efek Jika Memakan Cabai Rawit Dicat Merah

Ilustrasi
Ilustrasi (Tribun Timur)

Menurut Sadiyanto, apabila cabai bercat merah tersebut dikonsumsi dalam jumlah sedikit dapat mengakibatkan iritasi pada tenggorokan.

"Tapi kalau dikonsumsi dalam jumlah banyak bisa menimbulkan keracunan, bisa diare, muntah dan sebagainya.

Kalau dimakan rutin bisa berdampak lebih buruk," jelas Sadiyanto.

Teliti sebelum membeli

Untuk menghindari makanan yang tidak layak dikonsunsi, Sadiyanto meminta masyarakat agar lebih berhati-hati ketika membeli.

"Perhatikan ada cemaran biologisnya atau tidak, seperti sudah tidak segar atau rusak.

Kemudian cemaran kimiawi, contoh ada penambahan bahan kimia," jelas Sadiyanto.

(Kontributor Banyumas, Fadlan Mukhtar Zain, Kontributor Magelang, Ika Fitriana/Fadlan Mukhtar Zain)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ini Pengakuan Petani yang Diduga Semprot Cabai dengan Cat Merah di Banyumas"

dan "Heboh Cabai Rawit Dicat Merah di 3 Pasar di Banyumas, Mirip Cat Kayu, Tak Bisa Larut"

BACA JUGA Tribunnewsmaker.com dengan judul Niat Iseng Semprot Cabe Pakai Pewarna Pylox Berakhir Jeruji Besi, Ternyata Warna Tak Luntur Kena Air

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved