Pengakuan Gelandangan yang Ditemui Mensos Risma, Tak Terima Dituding Sekongol & Bantah Punya Ponsel

Berikut pengakuan gelandangan yang ditemui Tri Rismaharini, bantah punya ponsel dan tak terima dituding bersekongkol.

Editor: Irsan Yamananda
(TRIBUNNEWS.com/TAUFIK ISMAIL)
Tri Rismaharini menemui pemulung di Sungai Ciliwung, belakang kantor Kementerian Sosial. 

TRIBUNMATARAM.COM - Berikut pengakuan gelandangan yang ditemui Tri Rismaharini, Menteri Sosial.

Ia membantah punya ponsel dan tak terima dituding bersekongkol.

Berikut ulasannya.

Belakangan ini publik diramaikan dengan pro dan kontra aksi blusukan Menteri Sosial Tri Rismaharini di Jakarta.

Aksi blusukan Risma dengan menemui gelandangan di sejumlah lokasi di Jakarta dianggap hanya settingan oleh beberapa pihak.

Ada yang menuding kalau gelandangan yang ditemui Risma bukan sungguhan.

Baca juga: Mensos Risma Blusukan Temui PMKS, Haji Lulung: Kalau Sekadar Nyari Tunawisma, Satpol PP Lebih Jago

Baca juga: Dikritik, Risma Enggan Kegiatannya Disebut Blusukan : Cuma Lewat Jalan dari Rumah ke Kantor

Baca juga: Bantah Blusukannya Settingan, Risma Tak Kenal Pemulung bernama Kastubi yang Dituding Nyamar

Mensos Tri Rismaharini
Mensos Tri Rismaharini (kolase tribunnewsmaker)

Disebutkan kalau gelandangan itu ternyata seorang penjual poster hingga penjual es kelapa.

Tak hanya itu, ada juga yang menyorot gelandangan yang ditemui Risma diduga memiliki smartphone.

Dilansir TribunnewsBogor.com dari TribunJakarta.com Jumat (8/1/2020), salah satu yang terkena imbas dari fitnah tersebut adalah Doni BK (59).

Dia merupakan pemilik toko bingkai dan poster Bung Karno di Jalan Minangkabau, Pasar Manggis, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Semua itu berawal dari unggahan akun twitter @Andhy_SP211.

Akun tersebut mengunggah beberapa foto terkait gelandangan yang ditemui Risma.

Ia juga mencantumkan narasi yang mengatakan bahwa orang yang ditemui Risma bukan gelandangan.

Baca juga: Rocky Gerung Ikut Sentil Blusukan Risma : Di Kantor Saja, Pastikan Tak Ada Lagi Pengemis Bansos

Baca juga: Kemensos Tanggapi Pro Kontra Risma Blusukan di Jakarta, Jawab Tudingan Settingan Pilgub

"Gembel ternyata bisa menjadi profesi yg menguntungkan, bisa ikut Drakor tanpa casting pastiny..," demikian bunyi narasi yang ditulis akun Twitter @Andhy_SP211.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bogor
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved