Breaking News:

Komnas HAM Bakal Temui Jokowi untuk Beberkan Hasil Penyelisikan Pelanggaran Hak 6 Laskar FPI

Setelah menemukan bukti adanya pelanggaran HAM yang dilakukan polisi kepada enam laskar FPI, Komnas HAM memutuskan untuk bertemu Jokowi.

ist
Iringan-iringan pembawa enam jenazah laskar FPI di prosesi pemakaman di sekitar area Ponpes Agrokultural (Markaz Syari'ah FPI) Megamendung, Bogor, Jawa Barat, Rabu pagi (9/12/2020). 

TRIBUNMATARAM.COM - Babak baru kasus penembakan enam laskar FPI yang disebut pelanggaran HAM, Komnas HAM bakal serahkan hasil penyelidikan ke Jokowi.

Setelah menemukan bukti adanya pelanggaran HAM yang dilakukan polisi kepada enam laskar FPI, Komnas HAM memutuskan untuk bertemu Jokowi.

Pertemuan ini dalam agenda Komnas HAM bakal menyerahkan langsung laporan hasil penyelidikan peristiwa bentrok antara anggota Polda Metro Jaya dan laskar Front Pembela Islam ( FPI).

Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara mengungkapkan, jadwal pertemuan dengan presiden itu sedang dikoordinasikan oleh Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam).

Iringan-iringan pembawa enam jenazah laskar FPI di prosesi pemakaman di sekitar area Ponpes Agrokultural (Markaz Syari'ah FPI) Megamendung, Bogor, Jawa Barat, Rabu pagi (9/12/2020).
Iringan-iringan pembawa enam jenazah laskar FPI di prosesi pemakaman di sekitar area Ponpes Agrokultural (Markaz Syari'ah FPI) Megamendung, Bogor, Jawa Barat, Rabu pagi (9/12/2020). (ist)

"Infonya minggu ini. Kami stand by sekalian menyiapkan keperluan administrasi seperti surat dan lain-lain," kata Beka ketika dihubungi Kompas.com, Selasa (12/1/2021).

Hal itu pula yang menjadi alasan Komnas HAM belum mengirim laporan temuan tersebut kepada Polri.

Baca juga: Usut Tewasnya 6 Laskar FPI, Komnas HAM Minta Masyarakat hingga Jurnalis yang Punya Data Bersaksi

Baca juga: Kini Keluarga Tunjukkan Bukti Foto & Video Kondisi Jenazah 6 Laskar FPI yang Ditembak Mati Polisi

"Kami belum mengirimkan ke Polri karena menunggu jadwal ketemu dengan presiden terlebih dahulu," kata dia.

Dari peristiwa yang terjadi pada 7 Desember 2020 itu, terdapat enam anggota laskar FPI yang tewas ditembak polisi karena diduga menyerang petugas.

Komnas HAM menyimpulkan tewasnya empat dari enam anggota laskar FPI itu merupakan pelanggaran HAM.

Sebab, keempatnya tewas ketika sudah dalam penguasaan aparat kepolisian.

Halaman
1234
Editor: Salma Fenty Irlanda
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved