Breaking News:

Kecelakaan Sriwijaya Air

Dugaan Pengamat Soal Penyebab Jatuhnya Sriwijaya Air SJ 182: Pesawat Oleng Hingga Upaya Pindah Jalur

Pengamat membeberkan analisisnya mengenai dugaan penyebab jatuhnya Sriwijaya Air SJ 182.

Dok. Sriwijaya Air
Sriwijaya Air 

TRIBUNMATARAM.COM - Penyebab jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Pontianak-Jakarta masih menjadi misteri hingga saat ini.

Ada beberapa pengamat yang membeberkan analisis dugaan penyebab insiden tersebut.

Berikut salah satunya.

Pengamat penerbangan menduga pesawat Sriwijaya Air SJ 182 mengalami oleng sebelum akhirnya jatuh dalam kondisi mesin masih hidup. 

Sebelum jatuh, pilot Sriwijaya Air SJ 182 berupaya berpindah jalur. 

Pilot juga diduga mengalami disorientasi.

Baca juga: Update Korban Sriwijaya Air Teridentifikasi hingga Kamis Malam, 6 Identitas Terungkap Lagi, Total 12

Baca juga: Widya Video Call Suami Sebelum Jatuh dengan Sriwijaya Air, Curhat Cuaca Buruk, Diminta Bersholawat

Baca juga: 20 Menit Pandangan Kabur karena Lumpur Dasar Laut, Temukan Korban Sriwijaya Air, Tertera Nama di SIM

Petugas mengidentifikasi kantong jenazah korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182 rute Jakarta - Pontianak yang jatuh di perairan Pulau Seribu di Dermaga JICT, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (10/1/2021). Temuan bagian pesawat selanjutnya akan diperiksa oleh KNKT sedangkan potongan tubuh korban diserahkan kepada DVI Polri untuk identifikasi lebih lanjut.
Petugas mengidentifikasi kantong jenazah korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182 rute Jakarta - Pontianak yang jatuh di perairan Pulau Seribu di Dermaga JICT, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (10/1/2021). Temuan bagian pesawat selanjutnya akan diperiksa oleh KNKT sedangkan potongan tubuh korban diserahkan kepada DVI Polri untuk identifikasi lebih lanjut. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Diberitakan BBC Indonesia sebagaimana dimuat di Kompas.com, dugaan itu muncul berdasarkan analisis hasil rekam jejak penerbangan yang dirilis Flightradar24. 

Situs ini mengkombinasikan data dari Automatic Dependent Surveillance-Broadcast (ADS-B), Multilateration (MLAT), dan data radar. 

Ketiga data itu diagregasi dan dikombinasikan dengan jadwal dan status penerbangan dari maskapai dan bandara untuk menghasilkan rekam jejak.

Namun demikian, hal ini sebatas dugaan mengingat penyebab pasti jatuhnya Sriwijaya Air akan diketahui dari investigasi atas black box Sriwijaya Air SJ 182 yang telah ditemukan. 

Baca juga: Total 6 Jenazah Korban Sriwijaya Teridentifikasi, Tambahan 2 Nama Indah Halimah Putri & Agus Minarni

Halaman
1234
Editor: Irsan Yamananda
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved