Breaking News:

Syekh Ali Jaber Meninggal

Kisah Syekh Ali Jaber Pesan 4.500 Susu Kurma Dibagi ke Jemaah di Mataram, Lahirkan Ribuan Hafiz

Sebelum meninggal dunia, Syekh Ali Jaber sempat pesan 4.500 susu kurma untuk dibagikan ke jemaah dan jadi inspirasi program satu desa satu hafiz.

Penulis: Irsan Yamananda | Editor: Salma Fenty Irlanda
YouTube/ Syekh Ali Jaber
Syekh Ali Jaber 

"Akhlak yang harus didahulukan dibanding ilmu, itu pelajaran yang saya ambil dari Almarhum.

Sepintar apapun kita, kalau kita tidak punya akhlak, tidak menjadi nilai apa-apa," katanya.

Baca juga: Syekh Ali Jaber Meninggal, Ustaz Yusuf Mansur Bagikan Kenangan Bersama Almarhum: Sudah Negatif Covid

Dakwah Syekh Ali Jaber untuk menghasilkan penghafal-penghafal Alquran, katanya, menjadi inspirasi salah satu program unggulan Jawa Barat, yakni Sadesha, Satu Desa Satu Hafiz Alquran.

"Dakwahnya insyaallah akan kami teruskan di Jawa Barat, salah satunya inspirasi beliau adalah yang melahirkan program Satu Desa Satu Hafiz Alquran, yang sekarang sudah lebih dari 2.000 desa di Jawa Barat punya penghafal Alquran, ini adalah inspirasi dari beliau," katanya.

Di mata Kang Emil, Syekh Ali Jaber adalah ulama yang sangat luar biasa lembut hati.

Terakhir berjumpa, katanya, saat membahas bagaimana akhlak almarhum dalam menghadapi orang-orang yang zalim atau orang-orang yang bertindak tidak baik.

Tak hanya itu, kebaikan Syekh Ali Jaber juga tak perlu dipertanyakan lagi.

Syekh Ali Jaber
Syekh Ali Jaber (Instagram/ Syekh Ali Jaber)

Bahkan sebelum dinyatakan sakit, pria bernama lengkap Ali Saleh Mohammed Ali Jaber sempat memesan ribuan susu kurma untuk dibagikan pada jemaah.

Hal tersebut diungkapkan oleh anggota keluarganya.

Di mata keluarga, sosok Syekh Ali Jaber dikenal sebagai orang yang dermawan dan suka menolong.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Mataram
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved