Breaking News:

Kecelakaan Sriwijaya Air

Kisah Pencari Korban Sriwijaya Air, Temukan Cincin Hingga HP, Barang Kecil Jadi Petunjuk Berharga

Berikut cerita penyelam yang cari petunjuk korban Sriwijaya Air J-182, temukan cincin hingga dompet.

(Sumber: Screenshot video KOMPAS TV.)
Tim penyelam membawa serpihan pesawat Sriwijaya Air SJ 182. 

TRIBUNMATARAM.COM - Berikut cerita penyelam yang cari petunjuk korban Sriwijaya Air J-182.

Mereka berhasil menemukan ponsel, cincin hingga dompet.

Barang sekecil apapun bisa menjadi petunjuk berharga.

Pencarian penumpang korban jatuhnya pesawat Sriwijaya AIr SJ 182 salah satunya mengandalkan keahlian para penyelam.

Para penyelam inilah yang berada di lini depan untuk secara cepat menemukan petunjuk berupa puing-puing pesawat atau barang-barang milik penumpang. 

Temuan satu barang kecil pun bisa menjadi petunjuk berharga untuk memastikan bahwa di daerah itu memang menjadi pusat terjadinya kecelakaan tersebut.

Baca juga: Widya Video Call Suami Sebelum Jatuh dengan Sriwijaya Air, Curhat Cuaca Buruk, Diminta Bersholawat

Baca juga: Duka Mendalam Keluarga Korban Sriwijaya Air, Ibu Fadly Terus Pandangi & Peluk Foto Mendiang Anaknya

Tim penyelam membawa serpihan pesawat Sriwijaya Air SJ 182.
Tim penyelam membawa serpihan pesawat Sriwijaya Air SJ 182. ((Sumber: Screenshot video KOMPAS TV.))

Satu per satu petunjuk itu dikumpulkan, seperti mengumpulkan kepingan puzzle untuk disatukan kembali. 

Tim Komando Penyelam Kodok ( Kopaska), misalnya, menemukan kalung dan cincin rosario milik penumpang pesawat Sriwijaya Air SJ182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu.

"Kalung dengan liontin salib itu ada di dalam tas berpaspor dengan nama Grislend Gloria Natalies," kata penyelam Kopaska, Kapten Iwan Pratama di KRI Rigel-933, Minggu (17/1/2021).

Grislen merupakan salah satu pramugari NAM Air yang mengikuti penerbangan Sriwijaya Air SJ182 rute Jakarta-Pontianak.

Baca juga: Hari ke-7 Pencarian Korban Sriwijaya Air, CVR Belum Ditemukan, Sampai Kapan Operasi SAR Dilakukan?

Halaman
1234
Editor: Irsan Yamananda
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved