Breaking News:

Virus Corona

Punya Gejala Covid-19, Warga Depok Ditolak Hingga 10 Rumah Sakit, Akhirnya Meninggal di Taksi Online

Terus-terusan ditolak pihak rumah sakit, warga domisili Depok ini meninggal dunia di taksi online.

Kompas.com
Ilustrasi virus corona masuk ke Indonesia 

TRIBUNMATARAM.COM - Seorang warga domisili Depok dikabarkan meninggal dunia di taksi online.

Warga tersebut memiliki gejala Covid-19.

Ia menghembuskan napas terakhirnya setelah ditolak hingga 10 rumah sakit.

Penularan covid-19 semakin mengkhawatirkan, namun kesadaran masyarakat dianggap masih rendah.

Pergerakan masyarakat sepertinya masih banyak yang tidak percaya akan Covid-19.

Padahal korban penyakit ini bisa jadi adalah lingkaran terdekat Anda sendiri.

Baca juga: Kisah Pencari Korban Sriwijaya Air, Temukan Cincin Hingga HP, Barang Kecil Jadi Petunjuk Berharga

Baca juga: Pecah Rekor Lagi, Kasus Baru Pasien Positif Covid-19 di Indonesia Naik 12.818 Per 15 Januari 2021

Baca juga: Buntut Foto Viral Raffi Ahmad Party Usai Disuntik Vaksin Covid-19: Digugat Advokat & Ditegur Istana

Ilustrasi virus Corona
Ilustrasi virus Corona (Shutterstock via Tribunnews)

Baru-baru ini ada kasus pasien Covid-19 meninggal dunia saat baru dilarikan ke Rumah Sakit (RS).

Seorang warga domisili Depok dilaporkan meninggal di taksi online dalam keadaan menderita gejala seperti Covid-19, setelah ditolak banyak rumah sakit rujukan.

Hal itu disampaikan LaporCovid19 yang menerima laporan secara langsung dari keluarga pasien pada 3 Januari 2021.

"Anggota keluarganya meninggal di taksi daring setelah ditolak di 10 rumah sakit rujukan Covid-19," demikian tulis LaporCovid19 melalui keterangan pers bersama Center for Indonesia’s Strategic Development Initiatives (CISDI), Jumat (15/1/2021).

Halaman
1234
Editor: Irsan Yamananda
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved