Upaya Kudeta di Tubuh Partai Demokrat

Dituding Terlibat Kudeta Demokrat, Moeldoko Bicara Soal Dugaan: Berawal dari Curhatan Kader & Foto

Moeldoko membeberkan beberapa dugaan terkait tudingan bahwa dirinya terlibat kudeta di Partai Demokrat.

Editor: Irsan Yamananda
Instagram
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat periode 2020 - 2025. 

TRIBUNMATARAM.COM - Beberapa hari terakhir, heboh kabar yang menyebutkan bahwa Moeldoko terlibat kudeta di Partai Demokrat.

Mengenai hal ini, Moeldoko angkat bicara.

Ia mengatakan beberapa dugaan yang menyebabkan dirinya dituding seperti itu.

Kepala Staf Presiden, Moeldoko, menjawab tudingan dirinya disebut terlibat rencana kudeta Partai Demokrat.

Ia menduga tudingan itu berawal dari banyaknya kader Demokrat yang mendatangi kediamannya untuk curhat permasalahan partai.

Moeldoko mengaku memang ada banyak tamu yang datang ke rumahnya.

Sebagai mantan Panglima TNI, ia mengatakan tak memberi batasan pada siapapun yang berkunjung ke rumahnya.

Baca juga: AHY Akui Posisinya sebagai Ketua Umum Partai Demokrat Terancam Upaya Kudeta, Moeldoko Terseret

Baca juga: 2 Minggu Dirawat di ICU Tapi Terus Drop, Soraya Abdullah Disebut Butuh Donor Plasma Sebelum Wafat

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko saat memimpin rapat koordinasi dengan delapan Panglima Komando Daerah Militer (Kodam) tentang pelaksanaan program vaksinasi Covid-19 di Gedung Bina Graha , Jakarta, Selasa (19/1/2021).
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko saat memimpin rapat koordinasi dengan delapan Panglima Komando Daerah Militer (Kodam) tentang pelaksanaan program vaksinasi Covid-19 di Gedung Bina Graha , Jakarta, Selasa (19/1/2021). (Istimewa)

"Beberapa kali banyak tamu yang berdatangan ya dan saya orang yang terbuka."

"Saya mantan Panglima TNI, tapi saya tidak memberi batas dengan siapapun, apalagi di rumah ini mau datang terbuka 24 jam, siapapun," terang Moeldoko, Senin (1/2/2021), dalam konferensi pers virtual, dilansir Tribunnews.

Ia mengaku menerima dengan tangan terbuka orang-orang yang datang.

"Secara bergelombang mereka datang, berbondong-bondong, ya kita terima, konteksnya apa?"

"Ya saya tidak mengerti dari ngobrol-ngobrol itu biasanya diawali dari pertanian karena saya memang suka pertanian, berikutnya pada curhat tentang situasi yang dihadapi, ya gue dengerin aja gitu," tambah dia.

Mendengar curhatan para kader Demokrat, Moeldoko mengaku prihatin terhadap kondisi partai.

Pasalnya, ujar Moeldoko, ia adalah satu diantara orang yang mencintai Demokrat.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved