Upaya Kudeta di Tubuh Partai Demokrat

Tak Cuma Moeldoko, 4 Nama Lain Juga Ikut Terseret Isu Kudeta Partai Demokrat Termasuk Nazaruddin

Tak hanya Moeldoko, ada empat nama lainnya yang diduga terlibat isu kudeta termasuk eks Bendum Partai Demokrat, Nazaruddin.

Instagram
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat periode 2020 - 2025. 

TRIBUNMATARAM.COM - Tak cuma Moeldoko, empat nama ini juga terseret dalam isu kudeta yang dilayangkan Partai Demokrat.

Ramai isu kudeta dalam tubuh Partai Demokrat memunculkan beberapa nama.

Tak hanya Moeldoko, ada empat nama lainnya yang diduga terlibat isu kudeta termasuk eks Bendum Partai Demokrat, Nazaruddin.

Empat nama internal Partai Demokrat disebut turut terlibat merencanakan pengambilalihan kepemimpinan partai berlambang Mercy dari tangan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Empat nama yang diduga terlibat bersama Moeldoko di antaranya, Johni Allen Marbun yang saat ini menjadi Anggota Komisi V DPR, Marzuki Ali mantan Ketua DPR, Nazaruddin mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, dan pendiri Partai Demokrat Max Sopacua.

Namun, ketika dikonfirmasi ke politikus Partai Demokrat Rachland Nashidik terkait empat nama yang beredar, ia tidak membantahnya, tetapi Max Sopacua disebut tidak terlibat.

Baca juga: Namanya Terseret Isu Kudeta AHY di Partai Demokrat, Moeldoko Ingatkan Putra SBY Jangan Mudah Baper

Baca juga: Mengenal Arti Kudeta yang Dipakai AHY untuk Menyeret Nama Moeldoko, Ini Maksudnya

"Max Sopacua tidak ada," ucap Rachland saat dihubungi, Jakarta, Selasa (2/1/2021).

Rachland menyebut persoalan sosok internal partai yang terlibat, akan diselesaikan oleh Partai Demokrat sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Masalah internal partai bukan concern publik. Itu bisa diselesaikan secara internal belakangan. Apa yang jadi concern publik adalah perilaku kekuasaan," papar Rachland.

Sebelumnya, Rachland menyampaikan salah satu orang yang melakukan pertemuan dengan Moeldoko yaitu HM Darmizal.

"Ada dua fakta tentang ini. Satu, Pak Darmizal, yang menghadiri pertemuan dengan KSP Moeldoko, sudah mengundurkan diri dari Partai Demokrat. Ia sebenarnya tak bisa lagi mengatasnamakan Partai. Dua, Pak Darmizal adalah pendukung Pak Jokowi," tulis Rachland dalam akun Twitternya @RachlandNashidik.

Reporter Tribun Network sudah meminta konfirmasi kepada Marzuki Ali, Johnny Allen dan Max Sopacua, melalui sambungan telepon dan pesan Whatsapp.

Namun hingga berita ini diunggah, belum mendapat respons.

Adapun mantan Bendahara Partai Demokrat Nasarudin, nomor telepon lama, tidak aktif lagi.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved