Breaking News:

YouTuber Siksa Monyet Demi Subscriber, Ada 100 Video Kekerasan, Warga AS Protes ke Anies Baswedan

YouTuber di Jakarta Selatan harus berurusan dengan pihak berwajib karena melakukan penyisaan terhadap monyet demi gaet subscriber.

YouTube/ Tribunnews
YouTuber siksa monyet demi subscriber 

TRIBUNMATARAM.COM - Seorang YouTuber harus berhadapan dengan pihak berwajib.

Ia dinilai telah melakukan penyiksaan dan kekerasan terhadap binatang monyet.

YouTuber yang dimaksud bernama Rian Mardiansyah.

Rian melakukan sejumlah kekerasan terhadap monyet ekor panjang berjenis Macaca fascicularis.

Ia merekam aksi kekerasan terhadap monyet tersebut dalam bentuk video.

Setelah itu, videonya ia unggah di kanal Youtube miliknya dengan nama akun Abang Satwa.

Baca juga: Viral Pria Bakar Merah Putih, Polisi Ungkap Identitasnya: Diduga Warga Aceh, Tinggal di Malaysia

Baca juga: Dulu Viral, Begini Kabar Terbaru Bu Ningsih Tinampi, Tinggalkan Anak Buahnya untuk Pergi ke Turki

Baca juga: Video Viral Bocah 5 Tahun Setir Mobil Sendiri, Tak Ada Orangtua, Berdiri karena Masih Terlalu Pendek

Tangkapan layar salah satu video di akun Youtube Abang Satwa milik Rian Mardiasnyah.
Tangkapan layar salah satu video di akun Youtube Abang Satwa milik Rian Mardiasnyah. (Tangkapan Layar via Kompas.com)

Mengenai peristiwa ini, Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (Sudin KPKP) Jakarta Selatan, Hasudungan A. Sidabalok  angkat bicara.

Menurutnya, motif sang  Youtuber membuat video penyiksaan kepada monyet tersebut adalah untuk mendapatkan subscriber.

Selain itu, Rian juga ingin meningkatkan popularitasnya di dunia YouTube.

“Dia buat konten penyiksaan supaya popularitas dan subscriber Youtube-nya meningkat,” ujar Hasudungan seperti dikutip dari Kompas.com.

Baca juga: Video TikTok Viral Dikecam Rekam Aksi Remaja Bakar Bendera Merah Putih, Kini Pelaku Diburu Polisi

Halaman
1234
Penulis: Irsan Yamananda
Editor: Irsan Yamananda
Sumber: Tribun Mataram
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved