Upaya Kudeta di Tubuh Partai Demokrat

Geram Dituduh akan Kudeta Demokrat, Marzuki Alie WA SBY: Kalau Tak Terbukti, Saya Minta Dia Disaksi

Marzuki Alie yang tak terima dituduh sebagai pihak yang hendak kudeta Partai Demokrat menghubungi SBY.

Editor: Irsan Yamananda
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Marzuki Alie 

TRIBUNMATARAM.COM - Beredar kabar beberapa orang yang dituduh akan melakukan kudeta di Partai Demokrat.

Salah satu nama yang disebutkan adalah Marzuki Alie.

Tak terima dengan tuduhan ini, Marzuki mengaku telah menghubungi SBY via WhatsApp.

Mantan Sekjen Partai Demokrat, Marzuki Alie, merasa tak terima dengan tuduhan ia jadi bagian kelompok kudeta Partai Demokrat.

Marzuki Alie bahkan mengaku, dirinya telah mengirimkan pesan WhatsApp ke pendiri dan mantan Ketum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Dalam pesan WhatsApp tersebut, Marzuki Alie meminta SBY untuk dibuktikan jika ia benar menjadi bagian kelompok kudeta Partai Demokrat.

Selain Marzuki, Nazaruddin Disebut Ikut Andil dalam Isu Kudeta Partai Demokrat, Berikut Profilnya

Rocky Gerung Tilik Kembali 10 Tahun Kedekatan SBY & Moeldoko di Tengah Isu Kudeta, Kuping Istana

Mantan Ketua DPR RI periode 2009-2014, Marzuki Alie, meninggalkan gedung KPK usai menjalani pemeriksaan di Jakarta, Senin (16/11/2020). Marzuki Alie diperiksa KPK terkait perkara suap mantan Sekretaris Mahkamah Agung Nurhadi dan ia diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Hiendra Soenjoto.
Mantan Ketua DPR RI periode 2009-2014, Marzuki Alie, meninggalkan gedung KPK usai menjalani pemeriksaan di Jakarta, Senin (16/11/2020). Marzuki Alie diperiksa KPK terkait perkara suap mantan Sekretaris Mahkamah Agung Nurhadi dan ia diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Hiendra Soenjoto. (Tribunnews/ Irwan Rismawan)

"Saya sudah WA (WhatsApp) ke Pak SBY, saya minta tolong dibuktikan. Kalau tidak bisa buktikan, saya minta dia disanksi sesuai AD/ART partai," ujar Marzuki saat dihubungi, Jakarta, Selasa (2/2/2021).

Marzuki Alie menyebut, fitnah terhadap dirinya ini berasal dari anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat, Syarief Hasan.

Dari penuturan Marzuki, tuduhan kepada dirinya sebagai bagian kelompok yang ingin melakukan kudeta tidak memiliki dasar dan bukti.

"Aku enggak ada sama sekali. Biarin aja yang memfitnah itu Syarief kan."

"Syarief ini hidupnya karena memfitnah dia enggak tahu diri loh, dulu ingat enggak pernah dibantuin Pak Marzuki beberapa kali. Ingat gak?" kata Marzuki.

Mantan Ketua DPR RI periode 2009-2014 Marzuki Alie meninggalkan gedung KPK usai menjalani pemeriksaan di Jakarta, Senin (16/11/2020). Marzuki Alie diperiksa KPK terkait perkara suap mantan Sekretaris Mahkamah Agung Nurhadi dan ia diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Hiendra Soenjoto. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Mantan Ketua DPR RI periode 2009-2014 Marzuki Alie meninggalkan gedung KPK usai menjalani pemeriksaan di Jakarta, Senin (16/11/2020). Marzuki Alie diperiksa KPK terkait perkara suap mantan Sekretaris Mahkamah Agung Nurhadi dan ia diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Hiendra Soenjoto. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Selain Marzuki, Nazaruddin Disebut Ikut Andil dalam Isu Kudeta Partai Demokrat, Berikut Profilnya

Bahkan, Marzuki menantang Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), untuk mundur dari jabatannya jika dirinya tak bisa membuktikan tuduhan tersebut.

"Kalau AHY nuduh saya tidak bisa buktikan, dia mundur dari Ketua Umum, kalau dia nyebut nama saya," ucap Marzuki.

"Pak Syarief Hasan itu nyebut nama saya, buktikan, kalau saya tidak terlibat, mundur dia dari Demokrat," sambung Marzuki.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved