Breaking News:

Berusaha Kabur saat Ditagih Utang Rp 515 Ribu, Nyawa Sri Widayu Melayang Dihantam Gas LPG 3kg

Sri Widayu meregang nyawa seketika usai kepalanya dihantam gas lantaran berusaha kabur saat ditagih utang.

TribunWow
Ilustrasi pembunuhan 

TRIBUNMATARAM.COMHanya gara-gara utang Rp 515 ribu, seorang wanita pedagang pasar tewas diantam gas LPG 3 kg.

Sri Widayu meregang nyawa seketika usai kepalanya dihantam gas lantaran berusaha kabur saat ditagih utang.

Pelaku beserta istrinya yang ada di TKP langsung melarikan diri mengetahui korban tersungkur.

Setelah 4 hari, kasus pembunuhan seorang pedagang bernama Sri Widayu (48) perlahan mulai terungkap.

Informasi sumber kepolisian, pelakunya berinisial SB yang ditangkap di wilayah Bondowoso, Jawa Timur.

"Sudah, kemarin (Jumat) diamankan," kata sumber Tribun, Sabtu (6/6/2021).

Kasus pembunuhan terjadi di Warung Jawa Barokah, Jalan By Pass Ngurah Rai, Sanur, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali pada Selasa 2 Februari 2021 malam.

Setelah beberapa hari dilakukan penyelidikan tim Gabungan Ditreskrimum Polda Bali, Polresta Denpasar dan Polsek Denpasar Selatan akhirnya menemukan pelaku SB.

Menantu Bunuh Mertua dengan Keji Gegara Uang untuk Tebus Ijazah, Gas LPG hingga Gunting Melayang

POPULER Istri Tak Tahu Tabung Gas LPG Bocor saat Akan Masak, Satu Keluarga Tewas Terbakar

Sebelum peristiwa pembunuhan terjadi, korban ternyata sempat ditagih masalah utang piutang oleh pelaku Basori Arifin alias Ibas (24).

Kasus yang menggegerkan warga di Jalan Bypass Ngurah Rai, Sanur, Denpasar tersebut terjadi pada Selasa 2 Februari 2021.

Halaman
1234
Editor: Salma Fenty Irlanda
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved