Breaking News:

Bocah Diculik Komplotan Penagih Utang Agar Ayahnya Segera Bayar, Selamat Berkat Teriakan Ibu

Beruntung, polisi bersama warga berhasil mengejar mobil pelaku dan mengamankan sang bocah.

Tribunnews
Ilustrasi penculikan anak 

"Korban termakan rayuan dan korban dibawa pergi dengan pelaku menggunakan sepeda motor," kata Kanit Reskrim Polsek Makassar Iptu Syamsul Tompo saat diwawancara wartawan di Mapolsek Makassar, Sabtu (26/12/2020).

Ditukar dengan 2 tabung gas melon

Setelah korban ikut dengan pelaku, kata Syamsul, lalu diajak ke sebuah warung kelontong di Jalan Pongtiku, Makassar.

Di warung tersebut pelaku membeli dua tabung elpiji 3 kilogram.

Namun karena mengaku lupa membawa uang, bocah tersebut ditinggal pelaku di warung tersebut untuk dijadikan jaminan.

Setelah ditinggal pelaku, AG menangis dan mengaku jika sebenarnya tidak kenal dengan pria tersebut.

Mengetahui pengakuan korban, pemilik warung langsung melaporkannya kepada polisi.

"Jadi pemilik toko langsung antar korban ke Polsek Makassar. Korban tidak mengenal pelaku," kata Syamsul.

Polisi buru pelaku

Mendapat laporan dugaan penculikan itu polisi langsung melakukan upaya penyelidikan.

Dari hasil penyelidikan sementara yang dilakukan, pelaku sempat terekam CCTV saat berada di warung kelontong tersebut.

Pelaku yang sudah diketahui ciri-cirinya itu akan dilakukan pendalaman penyelidikan untuk proses hukum lebih lanjut.

"Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini bisa tertangkap, anggota sementara masih melakukan penyelidikan," pungkas dia.

(Kontributor Medan, Dewantoro/(Kontributor Makassar, Himawan)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Detik-detik Seorang Bocah Diculik Kawanan Penagih Utang, Polisi: Korban Dijadikan Sandera"

dan judul "Fakta Penculikan Anak di Makassar, Diimingi Uang Rp 10.000 dan Ditukar dengan 2 Tabung Gas Melon"

BACA JUGA Tribunnewsmaker.com dengan judul Detik-detik Bocah Dijadikan 'Sandera' Utang Ayahnya, Diculik Penagih, Selamat Berkat Teriakan Ibu

Editor: Salma Fenty Irlanda
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved