Breaking News:

Bocah 7 Tahun Dibunuh Rival Ayahnya karena Kalah Pemilihan Kades, Dibungkus Karung, Dibuang ke Semak

Korban hendak dicabuli namun menolak meski diberi uang Rp 1.000, ia akhirnya dibunuh.

(istimewa)
Seorang anak perempuan berumur 7 tahun ditemukan tewas menggenaskan di dalam karung plastik di Desa Hiliorodua, Kecamatan Lahusa, Kabupaten Nias Selatan, Selasa (9/2/2021). 

TRIBUNMATARAM.COM - Nahas dialami seorang bocah berusia 7 tahun yang juga merupakan anak kepala desa.

Akibat dendam kalah dari pemilihan kepala desa, bocah malah itu dibunuh setelah menolak dicabuli.

Mayatnya lalu dibungkus karung goni dan dibuang di semak belukar.

Anak seorang kepala desa di Nias menjadi korban pembunuhan.

Jasadnya ditemukan terbungkus karung plastik.

Korban hendak dicabuli namun menolak meski diberi uang Rp 1.000.

Jenazah anak perempuan terbungkus karung plastik ditemukan di perkebunan milik warga di Dusun II, Desa Bawaziono, Kecamatan Lahusa, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, Selasa.

Korban merupakan anak dari Kepala Desa (Kades) Hiliorudua, Masarudin Laia.

Kini, Polres Nias Selatan berhasil mengungkap kasus tersebut.

Baca juga: Misteri Mayat Wanita di Lemari Hotel, Dibunuh Suami Siri, Dicekik Sebelum Dibenturkan ke Lantai

Baca juga: Bocah Diculik Komplotan Penagih Utang Agar Ayahnya Segera Bayar, Selamat Berkat Teriakan Ibu

Dikutip dari TribunMedan.com, Jumat (12/2/2021), peristiwa itu berawal saat korban bermain di halaman rumahnya sekitar pukul 16.00 WIB.

Halaman
1234
Editor: Salma Fenty Irlanda
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved