Breaking News:

Cerita Bocah SMP Kapok Gabung Anak Punk, Pulang Jalan Kaki 30km Tanpa Sandal 'Bapak Pasti Nyariin'

Polisi mendapati seorang anak laki-laki berjalan tanpa menggunakan alas kaki di jalan Babat Jombang, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.

instagram
Polisi mendapati seorang anak laki-laki berjalan tanpa menggunakan alas kaki di jalan Babat Jombang, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. 

Sebelum mengantar, Purnomo juga sempat mengajak Bagus ke tempat tinggalnya untuk diberikan baju dan celana.

"Sebelum dianter pulang, saya antar dulu ke rumah saya, saya kasih baju dan celana, (namun) dengan syarat dia ga mau difoto wajahnya," ungkap Purnomo.

Diketahui, Bagus menolak wajahnya diunggah di media sosial, lantaran takut apabila akan dicari oleh anggota punk yang pernah ia ikuti.

"Karena dia takut, nanti kalau saya share, nanti ketahuan anak-anak punk, lalu dicari," jelas Purnomo.

Diantar Ke Rumah

Purnomo lalu mengantar Bagus ke tempat tinggalnya yang berada di Lamongan pada hari yang sama pukul 08.30.

Namun, Purnomo menceritakan ia hanya mengantarkan Bagus sampai ke depan rumah, tanpa diketahui oleh orang tuanya.

"Depan rumahnya, namun saya ndak turun, saya pastikan dia masuk ke dalam rumahnya baru saya tinggal."

"Memang maunya begitu (Bagus tidak mau dirinya bertemu dengan orang tuanya)," tandas Purnomo.

Lebih lanjut, Purnomo berharap Bagus tidak bergabung lagi dengan kelompok anak punk itu dan bersedia melanjutkan sekolahnya.

"Ndak gabung lagi sama anak punk dan mau sekolah lagi," ujarnya.

Kendati demikian, dirinya akan memantau kondisi Bagus hingga satu minggu ke depan, untuk memastikan anak tersebut tidak bergabung kembali bersama anggota punk. 

(Tribunnews.com/Ranum Kumala Dewi)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Cerita Anak SMP Keluar dari Kelompok Punk dan Ingin Pulang, Berjalan hingga 30 KM tanpa Alas Kaki

Editor: Salma Fenty Irlanda
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved