Breaking News:

Belum Puas Habisi Nyawa Ibu & Anak, 2 Pelaku Setubuhi Mayat Korban Sebelum Simpan di Bawah Kasur

Belum puas menghabisi nyawa korban, pelaku bahkan bergantian menyetubui jasad NA yang sudah tak bernyawa.

(KOMPAS.COM/MASRIADI SAMBO)
Masyarakat di Desa Simpang Jernih, Kecamatan Simpang Jernih, Kabupaten Aceh Timur, dihebohkan dengan temuan dua mayat ibu dan anak di rumah mereka, Senin (15/2/2021) sore. 

TRIBUNMATARAM.COM - Sadisnya dua pelaku berinisial R (46) dan M (37) menghabisi nyawa ibu dan anaknya ini.

Siti Fatimah (56) dan putrinya NA yang masih berusia 15 tahun tewas dipukul kayu dan besi oleh kedua pelaku.

Belum puas menghabisi nyawa korban, pelaku bahkan bergantian menyetubui jasad NA yang sudah tak bernyawa.

Penyidik Polres Aceh Timur dalam dua hari berhasil menangkap pelaku pembunuhan sadis terhadap Siti Fatimah (56) dan anaknya, NA (15), di Desa Simpang Jernih, Kecamatan Simpang Jernih, Kabupaten Aceh Timur, Kamis (18/2/2021).

Pelaku adalah tetangga korban berinisial R (46) dan M (37). Keduanya sempat memperkosa korban setelah meninggal dunia.

Kapolres Aceh Timur AKBP Eko Widiantoro dalam keterangan persnya menyebutkan, pelaku membunuh korban dengan dalih korban tak mau membayar utang.

Salah satu pelaku R merupakan residivis. Sedangkan M dalam proses persidangan di Pengadilan Negeri Idi, Aceh Timur, karena melakukan tindak pidana ringa, yakni memasuki pekarangan orang lain.

Baca juga: Petaka Percaya Dukun, Ibu Tewas Dijadikan Tumbal Anak Kandung, Mayat Terbalik Sempat Dikira Ular

Baca juga: Detik-detik Terbunuhnya Penjual Sayur oleh Pemuda Mabuk, Mayat Disetubuhi, Sandal Jadi Petunjuk

“Pelaku M bahkan sempat memperkosa NA yang telah meninggal dunia. Mereka dibunuh dengan cara dipukul dengan kayu dan besi. Kayu dan besi dibuang ke semak-semak di belakang rumah,” sebutnya.

Sedangkan mayat keduanya disembunyikan di bawah tempat tidur, lalu pelaku mengunci pintu rumah.

Dia menyebutkan, kedua pelaku dijerat dengan pasal 338 jo 340 KUHP dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup dan pasal 76 c jo pasal 80 ayat (3) undang-undang nomor 35 tahun 2014 perubahan atas undang undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman penjara paling lama 15 tahun.

Halaman
1234
Editor: Salma Fenty Irlanda
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved