Breaking News:

Teriakan Minta Tolong Muksin setelah Kakinya Putus Tertebas Pisau Pemotong Rumput, Berakhir Tragis

Seorang pria bernama Muksin tewas setelah terkena mata pisau pemotong rumput miliknya yang patah.

Tribunnews.com
Ilustrasi jenazah 

TRIBUNMATARAM.COM - Mata pisau pemotong rumput patah, Muksin tewas setelah kakinya tertebas hingga putus.

Nyawa Muksin tak terselamatkan meski sempat meminta tolong pada warga.

Pendarahan ebat membuatnya tewas sebelum tiba di rumah sakit.

Seorang pria bernama Muksin tewas setelah terkena mata pisau pemotong rumput miliknya yang patah.

Peristiwa itu terjadi di Gampong Keude Baro, Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Minggu (21/2/2021) siang.

Ia tewas setelah kaki kananya putus dan mengalami pendarahan hebat.

Kapolres Abdya, AKBP Muhammad Nasution SIK melalui Kapolsek Kuala Batee, Ipda M Nasir saat dikonfirmasi Serambinews.com, membenarkan adanya warga Keude Baro yang meninggal dunia sesuai terkena mata mesin babat rumput.

"Iya benar, mata mesin itu memotong kaki kanan korban, persis di atas mata kaki," ujar kapolsek Kuala Batee, Ipda M Nasir.

Kejadian itu, sebutnya, terjadi sekira pukul 10.00 WIB.

Baca juga: Malapetaka Saksikan Pemotongan Rumput, Bocah 14 Tahun Tewas setelah Pisau Pemotong Terpental

Baca juga: Pulang dari Cari Rumput, Pria Ini Dapati Istri Bugil dengan Tetangga di Kamar, Layangkan Celurit

Saat korban memotong rumput di kebun milik Mailisma Hasibuan yang berjarak lebih kurang 1,5 kilometer dari rumah korban.

"Tiba-tiba mesin pemotong rumput milik korban patah dan mengenai kaki kanan korban," sebutnya.

Melihat kaki kanannya putus, lanjutnya, Muksin mencoba meminta pertolongan kepada warga, agar menyampaikan kejadian tersebut kepada keluarga korban.

"Mendapat kabar itu, warga Keude Baro datang dan mencoba melakukan evakuasi terhadap korban, untuk dibawa ke RSUTP," terangnya.

Namun, sebut Nasir, sebelum dirujuk ke RSUTP, korban memang sudah meninggal dunia.

"Sampai di sana, memang sudah meninggal. Beliau meninggal sekira Pukul 11.00 WIB," katanya.

Untuk itu, Nasir mengimbau kepada para pekerja pemotong rumput, agar hati-hati.

Tidak lagi menggunakan mata mesin pemotong rumput tersebut.

"Memang tidak layak, kalau pun tetap pakai mesin potong rumput, pakai pisau yang bagus saja. Jangan yang murah dan mudah patah, karena ini membahayakan pekerja dan orang lain," pintanya.

Karena, sebutnya, kejadian terkena pisau mesin potong rumput bukanlah pertama kali terjadi di Abdya ini.

"Dua peristiwa ini, bisa menjadi obat dan peringatan bagi kita. Agar hati-hati, dan tidak memakai mata pisau seperti itu lagi, pakai yang aman saja," pungkasnya.

Sebelumnya, kasus warga tewas akibat terkena mata pisau pemotong rumput juga sudah pernah terjadi di Abdya.

Yakni menimpa seorang perawat Rumah Sakt Umum Teungku Peukan Aceh Barat Daya (RSUTP Abdya), Anna Mutia (28).

Ibu satu anak tu ditemukan tergeletak tidak sadarkan diri di atas jalan Dusun Ingin Jaya, Gampong Ujong Padang, Kecamatan Susoh, Senin (28/12/2020) pagi sesuai terkena pisau pemotong rumput yang lepas milik AB (65).

Artikel ini telah tayang di serambinews.com dengan judul BREAKING NEWS - Kaki Warga Abdya Putus Kena Pisau Babat Rumput Miliknya

Editor: Salma Fenty Irlanda
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved