Breaking News:

Awalnya Lerai Tawuran, Oknum Polisi Berakhir Aniaya Warga Hingga Babak Belur, Berikut Kronologinya

Oknum polisi di Buru Selatan, Maluku menganiaya warga hingga babak belur. Awalnya, pelaku berniat melerai tawuran.

Kompas.com/ERICSSEN
Ilustrasi Penganiayaan 

TRIBUNMATARAM.COM - Oknum polisi di Buru Selatan, Maluku menganiaya warga hingga babak belur.

Awalnya, pelaku berniat melerai tawuran.

Ia emosi saat terkena lemparan batu.

Seorang oknum polisi diduga telah menganiaya seorang warga hingga babak belur.

Penganiayaan itu terjadi saat oknum polisi tersebut melerai tawuran.

Saat itu, wajahnya terkena lemparan batu hingga membuatnya emosi lalu menganiaya warga hingga babak belur.

Baca juga: Sempat Sembunyi di Atap, Kepala Sekolah Tewas Dianiaya Saat ke Rumah Selingkuhan, Ini Kronologinya

Baca juga: Tindak Lanjut Kasus ART yang Diduga Dianiaya setelah Digaji 300 Ribu per Bulan, Polisi Temukan Saksi

Ilustrasi Penganiayaan
Ilustrasi Penganiayaan (Kompas.com/ERICSSEN)

Aksi tawuran antarwarga terjadi di Desa Namrole, Kabupaten Buru Selatan, Maluku, Jumat (26/2/2021).

Akibat tawuran tersebut, seorang warga bernama Firman warga Desa Elfule, harus dilarikan ke rumah sakit setelah diduga dianiaya oknum polisi berinisial Bripka YL anggota Polsek Namrole.

Akibat penganiayaan itu, korban mengalami luka memar di bagian wajah dan pendarahan di kedua matanya.

Saat ini korban masih dirawat intensif di Rumah Sakit Umum Daerah Namrole.

Baca juga: Bongkar Borok Askara, Nindy Ayunda Dibalas Keluarga Suami, Dituduh Culik, Sekap & Aniaya Sopir

Halaman
1234
Editor: Irsan Yamananda
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved