Breaking News:

Nasib NK, Pegawai Bank BCA yang Salah Transfer Uang Rp 51 Juta Hingga Membuat Ardi Dipenjara

Begini nasib NK, pegawai bank BCA yang salah transfer uang Rp 51 juta hingga sebabkan Ardi dipenjara.

Thickstockphotos via Kompas
Ilustrasi 

TRIBUNMATARAM.COM - Kasus salah transfer uang Rp 51 juta jadi perbincangan hangat publik.

Lantas, bagaimana nasib pegawai bank BCA yang melakukan salah transfer tersebut?

Berikut ulasan selengkapnya.

PT Bank Central Asia ( BCA) angkat bicara mengenai kasus salah transfer hingga menyebabkan nasabah asal Surabaya bernama Ardi Pratama dipenjara.

Pihak bank menyebutkan, bahwa kasus yang menyeret Ardi ke meja hijau bukan berdasarkan laporan dari pihak manajemen BCA.

Sebab pelapor kasus tersebut adalah NK, pegawai back office BCA yang salah melakukan setoran kliring ke nomor rekening Ardi.

Namun manajemen BCA menegaskan, NK kini sudah berstatus sebagai mantan karyawan BCA.

Baca juga: Tanggapi Kasus Salah Transfer Rp 51 Juta, BCA Bantah Pihaknya yang Buat Laporan: Mantan Karyawan

NK lapor atas nama pribadi

Executive Vice President Secretariat & Corporate Communication BCA, Hera F Haryn, menyebut bahwa NK melaporkan kasus atas nama pribadi.

Mantan petugas back office BCA itu berinisiatif melapor karena uang yang nyasar belum dikembalikan.

Halaman
1234
Editor: Irsan Yamananda
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved