Upaya Kudeta di Tubuh Partai Demokrat

Dipecat Demokrat, Jhoni Allen Marbun : SBY Sendiri Pelaku Kudeta, Tidak Berkeringat Apalagi Berdarah

Jhoni Allen Marbun buka-bukaan menyebut SBY lah pelaku kudeta di tubuh Partai Demokrat.

(Kompas.com)
Jhonny Allen Marbun 

TRIBUNMATARAM.COM - Dipecat Partai Demokrat, politikus senior Jhoni Allen Marbun bongkar 'borok' SBY, sebutnya yang lakukan kudeta pada Anas Urbaningrum.

Jhoni Allen Marbun buka-bukaan menyebut SBY lah pelaku kudeta di tubuh Partai Demokrat.

Ia bahkan menyebut nama Tuhan dan mengatakan jika ayahanda AHY dan Ibas itu tidak berkeringat apalagi berdarah-darah dalam pendirian Partai Demokrat.

Setelah dipecat oleh DPP Partai Demokrat, politikus senior Jhoni Allen Marbun akhirnya buka suara soal tuduhan kudeta di tubuh Partai Demokrat. 

Secara terang-terangan, Jhoni menyebut Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)-lah yang melakukan kudeta di Partai Demokrat dengan merebut kepemimpinan Anas Urbaningrum. 

Jhoni buka suara melalui video berdurasi sembilan menit yang tersebar di media sosial.

Video ini turut diunggah oleh akun Youtube Sidoel Jak. 

Dikutip Tribunnews.com pada Senin (11/3/2021), Jhoni mengatakan Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat pada 2021 akan membawa Partai Demokrat menjadi partai modern dan terbuka, bukan partai dinasti. 

Baca juga: Di Tengah Isu Kudeta, Partai Demokrat Minta Tak Adu Domba AHY & Ibas : Sangat Jahat

Baca juga: Moeldoko Terseret Polemik Demokrat, Ali Ngabalin: Pak SBY Jangan Produksi Isu yang Tak Wakili Rakyat

Jhonny Allen Marbun
Jhonny Allen Marbun (Kompas.com)

Menurut Jhoni, Demokrat telah dianggap sebagai partai dinasti sejak 2013 saat SBY menjadi Ketua Umum dan putranya, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), menjadi Sekjen melalui KLB.

"Ini baru pertama kali di Indonesia bahkan di dunia di mana pengurus partai politik, Partai Demokrat, bapaknya, SBY (menjadi) ketua umum dan anaknya (menjabat) Sekjen," kata Jhoni. 

Jhoni mengatakan, apa yang dilakukan SBY pada 2013 itu merupakan bentuk pengingkaran fakta sejarah lahirnya Partai Demokrat. 

Anggota DPR Partai Demokrat ini mengatakan, SBY tidak mengeluarkan keringat dalam pendirian Partai Demokrat pada 2004. 

Partai Demokrat berhasil lolos menjadi peserta Pemilu 2004, kata Jhoni, merupakan hasil kerja keras pendiri dan pengurus di seluruh Indonesia. 

"Demi Tuhan. Saya bersaksi bahwa SBY tidak berkeringat sama sekali, apalagi berdarah darah sebagaimana pernyataanya di berbagai kesempatan," ujarnya. 

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved