Breaking News:

Upaya Kudeta di Tubuh Partai Demokrat

Mantan Loyalis Benarkan SBY Kudeta Anas Urbaningrum 2013 Silam, Bermula dari 'Kalah Telak'

Dirinya yang saat itu menjadi loyalis Anas mengatakan memang kewenangan Ketum Anas diambil alih oleh SBY.

(Kolase Tribunnews.com)
Ini beda versi SBY dan Jhoni Allen soal pendirian Partai Demokrat, Jhoni singgung SBY hanya menyumbang Rp100 juta. 

TRIBUNMATARAM.COM - Ketika loyalis benarkan pernyataan Jhoni Allen Marbun terkait kudeta SBY pada Anar Urbaningrum 2013 silam.

Pernyataan Jhoni Allen Marbun terkait isu kudeta yang dilakukan SBY untuk menggeser posisi Anas Urbaningrum sebagai Ketua Umum Demokrat dibenarkan mantan loyalis Anas Urbaningrum, Sri Mulyono.

Sri Mulyono membenarkan pernyataan mantan politisi senior Partai Demokrat Jhoni Allen Marbun, yang menyebut Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengkudeta Anas Urbaningrum (AU) pada 2013 silam.

"Jhoni Allen ikut hadir dalam rapat untuk mengkudeta AU saat itu," ujar Mulyono saat dikonfirmasi, Rabu (3/3/2021).

Dirinya yang saat itu menjadi loyalis Anas mengatakan memang kewenangan Ketum Anas diambil alih oleh SBY.

"Belum puas seperti itu, SBY di Jeddah mendesak KPK untuk segera memperjelas status AU," jelasnya.

Pria yang pernah berseteru dengan SBY lantaran tulisannya berjudul "Kejarlah Daku, Kau Terungkap" ini menambahkan, desakan SBY terhadap KPK saat itu untuk memperjelas status Anas merupakan bentuk intervensi.

Baca juga: Tak Cuma Sebut SBY Pelaku Kudeta Tak Berkeringat & Berdarah, Jhoni Allen: Dia Cuma Sumbang 100Juta

Baca juga: Dipecat Demokrat, Jhoni Allen Marbun : SBY Sendiri Pelaku Kudeta, Tidak Berkeringat Apalagi Berdarah

"Itu jelas-jelas intervensi dan desakan kepada KPK untuk segera tersangkakan AU. Ini jenis kudeta yang lain lagi, menabok nyilih tangan. Kudeta dengan pinjam tangan KPK lewat oknum tertentu di KPK," lanjutnya.

Dirinya juga tak percaya bahwa saat itu SBY mengemas kudeta tersebut dengan menggunakan bahasa penyelematan organisasi.

"Mau dikemas bahasa penyelamatan organisasi atau terserahlah namanya apa. Tetap saja itu hakikatnya kudeta. Itu SBY mengkudeta AU," ungkap Sri Mulyono.

Halaman
123
Editor: Salma Fenty Irlanda
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved