Moeldoko Ditunjuk Jadi Ketua Umum Baru di KLB Demokrat, Fotonya Cium Tangan SBY Viral di Medsos

KLB Demokrat menunjuk Moeldoko sebagai ketua umum baru. Tak berselang lama, fotonya cium tangan SBY viral di media sosial.

Editor: Irsan Yamananda
twiter @umarHsb75
Kepala Staf Presiden Moeldoko bertemu Presiden ke-6 SBY 

TRIBUNMATARAM.COM - KLB Demokrat menunjuk Moeldoko sebagai ketua umum baru.

Tak berselang lama, fotonya cium tangan SBY viral di media sosial.

Berikut ulasan selengkapnya.

Tudingan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang menyebut ada orang dekat Presiden Jokowi yang ingin merebut Partai Demokrat, dibantah Kepala Staf Presiden.

Namun, saling serang tampaknya belum berhenti. 

Yang terbaru, kini beredar foto Moeldoko sedang mencium tangan Susilo Bambang Yudhoyono yang tak lain salah satu pendiri Partai Demokrat.

Baca juga: Perjalanan Karir Moeldoko, Sosok yang Ditunjuk Jadi Ketum Baru di KLB Demokrat, Panglima TNI Era SBY

Baca juga: AHY Tuding Moeldoko Pungkiri Pernyataan Soal Keterlibatan di Kudeta Demokrat: Bukan Sikap Kesatria

Moeldoko di Kantor Kemenko-PMK, Senin (6/1/2020).
Moeldoko di Kantor Kemenko-PMK, Senin (6/1/2020). (KOMPAS.com/Dian Erika)

Dalam foto yang beredar, salah satunya dibagikan oleh @umarHsb75.

Dalam postingan Gus Umar tersebut, terlihat Moeldoko yang memakai batik dan berpeci mencium tangan SBY yang juga berbatik dan berpeci.

Kemudian Gus Umar menyertakan tulisan, "Apa kabar Mr Moeldoko? Masih ingat moment ini saat anda cium tangan SBY? Btw klu ketemu SBY apa anda berani tatap mata SBY?"

Foto tersebut tidak menyertakan tanggal dan peristiwa.

Baca juga: Potensi Adu Domba AHY dan Ibas, Anak Kedua SBY Angkat Bicara : Kami Setia, Saya Dukung Kakak

Tapi terlihat di sebuah ruangan dalam sebuah acara yang tidak terlalu formal.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono menuding ada gerakan untuk mengambil paksa Partai Demokrat dengan iming-iming sejumlah uang.  

"Berdasarkan penuturan saksi dalam berita acara pemeriksaan, untuk memenuhi syarat dilaksanakannya KLB, pelaku gerakan menargetkan 360 orang para pemegang suara, yang harus diajak dan dipengaruhi, dengan imbalan uang dalam jumlah yang besar," katanya dalam konferensi pers, Senin (1/2/2021).

Selain itu, menurut Agus, para pelaku merasa yakin gerakan ini pasti sukses.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved