Breaking News:

Sebut Pelaku Kudeta Demokrat Berdarah Dingin, SBY Merasa Bersalah Pernah Beri Jabatan ke Moeldoko

SBY sebut pelaku kudeta Demokrat tega dan berdarah dingin. Selain itu, ia juga merasa malu serta bersalah pernah beri jabatan ke Moeldoko.

Editor: Irsan Yamananda
KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELI
Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono dan Ani Yudhoyono memberikan keterangan pers usai melayat Mike Mohede di Jalan Kuricang Raya 6C-1/21, Bintaro, Tangerang Selatan, Senin (1/08/2016). 

TRIBUNMATARAM.COM - SBY sebut pelaku kudeta Demokrat tega dan berdarah dingin.

Selain itu, ia juga merasa malu serta bersalah pernah beri jabatan ke Moeldoko.

Berikut ulasan selengkapnya.

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY) menyayangkan upaya merebut kepemimpinan partai melalui kongres luar biasa (KLB) yang digelar pada Jumat (5/3/2021).

"Benar-benar tega dan dengan darah dingin melakukan kudeta ini. Sebuah perebutan kepemimpinan yang tidak terpuji," kata SBY dalam konferensi pers di Cikeas, Jumat (5/3/2021) yang dipantau Kompas.com secara daring.

Melalui KLB, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko ditetapkan sebagai Ketua Umum Partai Demokrat oleh kubu yang kontra kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono. 

Baca juga: Sebut Demokrat Berkabung dan Akal Sehat Mati, SBY: KLB Itu Nobatkan Moeldoko Jadi Ketum Partai

Baca juga: Mantan Loyalis Benarkan SBY Kudeta Anas Urbaningrum 2013 Silam, Bermula dari Kalah Telak

Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (kedua kanan) berjalan memasuki ruangan saat pembukaan Kongres V Partai Demokrat di Jakarta, Minggu (15/3/2020). Kongres tersebut bertemakan Harapan Rakyat, Perjuangan Demokrat.
Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (kedua kanan) berjalan memasuki ruangan saat pembukaan Kongres V Partai Demokrat di Jakarta, Minggu (15/3/2020). Kongres tersebut bertemakan Harapan Rakyat, Perjuangan Demokrat. (ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)
 

Menurut SBY, apa yang dilakukan oleh Moeldoko tersebut merupakan tindakan yang jauh dari sikap kesatria.

Bahkan, kata SBY, tindakan mantan Panglima TNI itu membuat malu para prajurit atau perwira yang pernah bertugas di bawah kepemimpinan Moeldoko.

"Termasuk, rasa malu dan rasa bersalah saya, yang dulu beberapa kali memberikan kepercayaan dan jabatan kepadanya," ujar dia. 

"Saya mohon ampun ke hadirat Allah SWT Tuhan Yang Maha Kuasa atas kesalahan saya itu," ucap SBY

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved