Meghan Markle & Pangeran Harry Buka 'Diskriminasi' Kerajaan Inggris, Warna Kulit Anak Jadi Masalah

Pasangan yang akhirnya memilih angkat kaki dari Kerajaan Inggris ini pun membuka tabir yang selama ini mereka simpan dengan rapat.

Kolase TribunStyle.com/PA/Alexi Lubomirski/Chris Allerton © SussexRoyal/Instagram @theroyalfamily
Pangeran Harry, Meghan Markle, Archie Mountbatten-Windsor dan Ratu Elizabeth II 

TRIBUNMATARAM.COM - Pengakuan pasangan Meghan Markle dan Pangeran Harry kepada Oprah Winfrey baru-baru ini membuka mata publik terhadap 'ketimpangan' di dalam Kerajaan Inggris.

Pasangan yang akhirnya memilih angkat kaki dari Kerajaan Inggris ini pun membuka tabir yang selama ini mereka simpan dengan rapat.

Termasuk, bagaimana Kerajaan Inggris memandang warna kulit anak Meghan dan Harry yang cenderung gelap.

Ratu Elizabeth II bukanlah sosok yang mempertanyakan warna kulit anak Pangeran Harry dan Meghan Markle.

Pernyataan itu diungkapkan langsung oleh Oprah Winfrey, selaku yang mewawancarai pasangan bangsawan Kerajaan Inggris itu.

Dalam penggalan klip CBS This Morning, Oprah juga menerangkan Ratu mendengarkan nasihat jelek terkait cucunya.

Semua berawal dalam salah satu segmen wawancara, Meghan mengungkapkan kerajaan tak ingin putranya, Archie, menjadi pangeran.

Baca juga: POPULER Magang Jadi ART di Kerajaan Inggris Digaji Rp 367Juta, Mau? Simak Syaratnya

Baca juga: Putuskan Hengkang dari Kerajaan Inggris, Pangeran Harry & Meghan Markle Dapat 7 M dari Pekerjaan Ini

Jangankan menyandang gelar pangeran, perempuan 39 tahun itu juga mengeklaim anaknya tak mendapat jaminan keamanan.

Saat ditanya kenapa oleh Oprah, Meghan Markle menjawab terdapat perbincangan dan kekhawatiran warna kulit Archie "terlalu gelap".

Oprah Winfrey kemudian bertanya apakah Kerajaan Inggris takut jika ternyata warna kulit Archie "terlalu coklat".

"Jika itu asumsi yang Anda sodorkan, maka saya bisa katakan asumsi itu paling aman," jelas Duchess of Sussex.

Faktanya, berdasarkan aturan yang ditetapkan Raja George V, Archie tak bisa jadi pangeran karena dia terlalu jauh dari suksesi takhta.

Dia berada di urutan ketujuh setelah kakeknya, Pangeran Charles, pamannya, Pangeran William beserta tiga sepupunya, dan ayahnya Pangeran Harry.

Archie baru menjadi pangeran jika nenek buyutnya, Ratu Elizabeth II, mundur dan digantikan Pangeran Charles.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved