Breaking News:

Gatot Nurmantyo Mengaku Diajak Khianati SBY, Jhoni Allen : Jangan Asbun, Panglima Harus Loyal!

Pihaknya mengaku sama sekali tak pernah mengajak Gatot dalam upaya menggulingkan kepemimpinan AHY.

(Kolase Tribunnews.com)
Ini beda versi SBY dan Jhoni Allen soal pendirian Partai Demokrat, Jhoni singgung SBY hanya menyumbang Rp100 juta. 

TRIBUNMATARAM.COM - Pengakuan Gatot Nurmantyo diajak mengkhianati SBY dengan jadi Ketua Umum Partai Demokrat dibantah oleh Jhonni Allen Marbun.

Pihaknya mengaku sama sekali tak pernah mengajak Gatot dalam upaya menggulingkan kepemimpinan AHY.

Jhoni lantas meminta Gatot untuk mengungkapkan sosok yang mengajaknya terlibat dalam aksi kudeta ini.

Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB) menegaskan pihaknya tak pernah mengajak mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo bergabung dan menjanjikan jatah kursi ketua umum dengan melakukan kudeta terhadap Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Sekretaris Jenderal Partai Demokrat versi KLB, Jhoni Allen Marbun, meminta Gatot menyebut orang yang menyampaikan ajakan itu

"Sebagai seorang panglima, jenderal bintang empat tidak mudah, tapi jangan asbun," kata Jhoni saat konferensi pers di Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (11/3/2021).

Ditambahkan Jhoni, posisi Ketua Umum PD tak sembarangan direkrut.

Baca juga: Ngaku Diajak Jadi Ketum Demokrat Versi KLB Sebelum Moeldoko, Intip Kehidupan Pribadi Gatot Nurmantyo

Baca juga: Gatot Nurmantyo Bongkar Sosok yang Merayunya Mengkhianati SBY untuk Jadi Ketum Demokrat Versi KLB

Gatot Nurmantyo.
Gatot Nurmantyo. (TRIBUNNEWS/TAUFIK ISMAIL)

Mantan Anggota DPR RI itu menyebut Gatot sibuk kampanye saat menjabat Panglima TNI. Padahal, Gatot diangkat oleh Presiden Jokowi.

Jhoni membandingkan integritas Gatot dengan Moeldoko. Menurutnya, Moeldoko loyal sebagai Panglima TNI.

"Setelah reformasi, biasanya panglima itu pensiun sampai masa umurnya. Tetapi baru satu ini yang pensiun sebelum umurnya mencapai. Karena apa? integritasnya dia," kata Jhoni

Halaman
123
Editor: Salma Fenty Irlanda
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved