Breaking News:

Laporan ke Andi Mallarangeng Ditolak, Kubu Moeldoko Geram Sampai Minta Penyidik Polda Metro Dicopot

Kubu Moeldoko dibuat geram. Laporannya terhadap Andi Mallarangeng ditolak oleh pihak berwajib.

KOMPAS.com/Dian Erika
Moeldoko di Kantor Kemenko-PMK, Senin (6/1/2020). 

Dalam refleksinya, AHY menyinggung pelaksanaan Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang yang dinilainya tidak mengedepankan nilai-nilai etika dan moralitas dalam berpolitik.

KLB tersebut, kata dia, sarat akan praktik-praktik politik yang tidak adil.

Baca juga: Daftar Kekayaan Iti Octavia, Sosok yang Ingin Kirim Santet pada Moeldoko, Bupati Lebak 2018-2023

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Jakarta, Senin (8/3/2021)
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Jakarta, Senin (8/3/2021) (Lusius Genik/Tribunnews.com)

"Hari ini sebagaimana kita saksikan dalam testimoni peserta kongres ilegal tersebut, kita disajikan oleh suguhan praktik-praktik politik yang tidak fair," ucap AHY.

AHY juga menyinggung keterlibatan Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Moeldoko, dalam gerakan pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat (GPK-PD).

Moeldoko dituding memanfaatkan uang dan kekuasaan untuk menguasai Partai Demokrat.

AHY mengingatkan bahwa tidak ada cara yang singkat untuk memperoleh sesuatu.

"Bukan dengan jalan pintas, apalagi menghalalkan segala cara. Baik menggunakan kekuatan uang maupun elemen kekuasaan," ujar AHY.

AHY kemudian berpesan bahwa berpolitik adalah etika untuk mengabdi kepada bangsa dan negara.

Baca juga: Terlanjur Berkhianat Teriak Sah Moeldoko Ketum Demokrat, Kader Telan Pil Pahit 100 Juta Cuma Angan

Bukan semata-mata cara untuk memperoleh kekuasaan.

"Bagi saya, politik seharusnya adalah etika untuk mengabdi, bukan semata-mata cara untuk berkuasa. Inilah esensi dari konferensi pers hari ini," kata AHY.

Menurut AHY, tidak bisa budaya berpolitik terus dilakukan dengan cara-cara yang tidak fair dan tidak sehat.

"Kompetisi yang tidak fair dan tidak sehat itulah yang mengurungkan niat putra-putri terbaik bangsa untuk masuk dalam gelanggang politik," ujar AHY.

"Untuk itu, yang saya perjuangkan, yang kami perjuangkan, bukan hanya kedaulatan, kehormatan, eksistensi dan masa depan Partai Demokrat, tetapi yang kami perjuangkan adalah nasib dan masa depan demokrasi di bangsa kita," ujar AHY.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Laporan Terhadap Andi Mallarangeng Tak Diterima, Kubu Moeldoko Minta Penyidik Polda Metro Dicopot.

Editor: Irsan Yamananda
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved